Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Orang Tua Yang Belum Diketahui Identitasnya Tersebut Bahkan Memaksa Sang Anak Saat Dirinya Ingin Berhenti Makan (Foto:Xiaopeiqi De Yitian / Newsflash)
Dream – Tren pengguna sosial media tampaknya tidak hanya merangkul kalangan anak muda saja, para orang tua tak mau ketinggalan menjadi bagian perkembangan teknologi yang semakin maju. Namun terkadang tujuan penggunaan media sosial kini bergeser untuk mencari keuntungan.
Baru-baru ini sebuah aplikasi Xigua Video dari China menghebohkan publik. Dalam sebuah unggahan, terlihat orang tua yang memaksa anak yang masih berusia 3 tahun untuk makan berbagai menu hanya demi mendapatkan ‘like’
Sang pemilik akun diketahui sudah membuat akun Xigua sejak Oktober 2019 dan kerap mengunggah berbagai video anaknya yang sedang makan ayam goreng, hamburger, sosis, mie instan, hingga daging panggang.
Yang mengejutkan, dalam salah satu video, sang anak sampai memohon untuk berhenti makan namun orang tuanya tetap memaksanya.

Aksi tersebut diduga dilakukan karena sang orang tua berharap meraih pundi-pundi uang dari konten tersebut.
Melansir dari Red Star News, keduanya bahkan mengumumkan akan memberi makan putri mereka hingga berat badannya mencapai 50 kilogram. Padahal sang anak sudah masuk kategori kelebihan berat badan dengan berat 35 kilogram di usianya yang masih 3 tahun.
“ Obesitas pada masa kanak-kanak dapat menjadi cikal bakal diabetes dan hipertensi, dan bisa saja terkena penyakit kardiovaskular saat sudah dewasa,” ujar Huang Jianfeng, seorang dokter anak asal Shanghai, China.
Menurut Huang, orang tua tidak boleh memanfaatkan anak mereka untuk menarik perhatian dan menghasilkan uang.

Karena mendapat respon kurang baik dari para pengguna lainnya, pihak Xigua Video langsung menutup akun tersebut. Hingga saat juga belum diketahui apakah sudah ada laporan kepolisian terkait sikap kurang baik yang dilakukan pasangan asal China tersebut.
Melansir dari laporan survei yang dilakukan Global Times pada media sosial Weibo, menyebut perilaku orang tua yang membahayakan kesehatan anak akan mmebuat sang anak kesulitan untuk berjalan.
Sumber Mirror
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya