Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Foto Ilustrasi
Dream - James Nichols, 23, berharap bisa mendapatkan pengalaman mengesankan saat kencan untuk pertama kalinya dengan Cheynne Holloway, gadis 21 tahun yang dikenalnya lewat situs kencan online.
Dikutip Dream dari laman Mirror.co.uk, Rabu 13 Mei 2015, James nekat terbang sejauh 8.000 mil dari rumahnya di Ashbourne, Derbyshire, Inggris ke Johannesburg, Afrika Selatan, tempat Cheynne berasal.
Ketika menghabiskan kencan pertama di tempat wisata Northcliff Hill, pasangan ini memutuskan untuk foto selfie dengan latar belakang Matahari terbenam di atas kota Johannesburg.
Namun tanah yang diinjak Cheynne ternyata labil, hingga akhirnya ambrol dan gadis tersebut terjatuh dari tebing dengan ketinggian 15,24 meter.
Saksi mata Armand Goosen mengatakan James tidak menyadari saat Cheynne jatuh karena dia sibuk mengatur tripod kamera.
Saat James melihat ke arah Cheynne berdiri, dia tidak menemukannya. Pemuda tersebut kemudian berteriak-teriak mencari Cheynne.
James akhirnya menemukan tubuh Cheynne di bawah bukit dan berusaha memberi pertolongan pertama selama 20 menit. Namun saat petugas medis datang di lokasi, mereka menyatakan Cheynne telah meninggal dunia.
Sejak kejadian mengenaskan itu, James sering pergi ke bukit maut itu bersama ibu Cheynne untuk mengenang kekasihnya.
Kesedihan James semakin bertambah tatkala kenang-kenangan dari Cheynne hilang dicuri dari dalam mobilnya saat dia kembali ke Inggris.
Sebelum bertemu, Cheynne mengirim video kepada James yang memperlihatkan dia meletakkan batu di atas tumpukan batu lainnya di Durban Botanic Gardens.
Dalam video itu, Cheynne mengatakan suatu hari mereka akan mengambil batu tersebut bersama-sama saat James tiba di Afrika Selatan.
Namun James lah yang akhirnya mengambil batu itu sendiri beberapa hari setelah kematian Cheynne.
Kini batu kenangan itu telah hilang dan James bersedia memberi hadiah uang 300 poundsterling atau sekitar Rp 6 juta bagi yang bisa mengembalikan kepadanya.
"Siapa pun yang mengambilnya tidak tahu dan mungkin akan membuangnya begitu saja. Tapi batu itu sangat berarti buat saya dan tidak bisa digantikan," kata James.
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


6 Tips agar Perjalanan dengan Bayi Lebih Nyaman dan Minim Drama

Pembalut dan Buku Kena Pajak, Barang Apa Lagi yang Tanpa Sadar Dipajaki?

Kebiasaan Ngemil Setelah Makan Malam Dikaitkan dengan Risiko Penyakit Hati hingga 30 Persen

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?

Penelitian Ungkap Protein Bisa Bantu Membersihkan Sisa Sel dan Kurangi Tanda Peradangan

Usia Berapa Otak Manusia Paling Tajam? Ternyata Bukan Saat Masih Muda

Sering Dikira Flu, Virus yang Disebarkan Nyamuk Ini Bisa Menyerang Otak dan Berakibat Fatal