Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Video Mayat Tercebur Kolam (pojoksatu.id)
Dream - Video tentang mayat tercebur kolam menghebohkan dunia maya. Video tersebut juga menimbulkan polemik terkait asli tidaknya kejadian tersebut.
Banyak yang menyatakan rekaman gambar tersebut hanyalah salah satu adegan sebuah sinetron. Meski begitu, tidak sedikit yang menilai insiden ini terjadi tanpa rekayasa.
Seorang pengguna Twitter, @rominoeste, mencoba menganalisis video tersebut. Pemilik akun ini mengklaim sudah berulang kali melihat video itu.
" Aku udah ulang beberapa kali videonya, detik demi detik, seakan mayatnya pengen nyebur sendiri. Dan lagi kalo boongan mana mungkin ibu yang ngerekam ngelarang anaknya untuk maju pas itu mayat udah jatuh," tulis pemilik akun, dikutip dari pojoksatu.id, Jumat 14 September 2018.
Dalam analisisnya, @rominoeste sempat menduga kejadian itu bukan rekayasa. Dasarnya, kejadian itu sampai direkam oleh warga di lokasi.
Menurut dia, insiden ini diawali seorang bapak yang jatuh dan segera bangun dari duduknya. Bapak itu berada paling depan dari rombongan.
" Mungkin disitu keanehannya makanya ibu yang ngerekam inisiatif untuk ngidupin kameranya," tulis dia.
Dia menguatkan argumen dengan perilaku para pembawa keranda. Menurutnya, para pembawa keranda berusaha melindungi jenazah.
" Yang ngangkat keranda ngga ada yang aneh, malah semua berusaha lindungin kerandanya. Ngga ada tuh yang keliatan mau jatuhin itu keranda. Malah mayatnya yang seakan lompat keluar dari keranda," kata dia.
Namun begitu, netizen yang lain tetap menganggap video tersebut masih mengandung sejumlah kejanggalan.
Ini isi video yang tengah viral di sosial media. Apa analisa kamu?
Dream - Jagat sosial media sempat dihebohkan kejadian di mana jenazah yang sudah terbungkus kain kafan tiba-tiba jatuh dari keranda.

Pada video itu, tampak segerombolan pengantar jenazah tengah berjalan. Namun, saat empat penggotong sedang berjalan, keranda jebol dan mayat yang akan dikuburkan jatuh ke jalan.
Puluhan warga yang menonton berteriak karena si penggotong keranda tetap berjalan. Mereka tidak menyadari bahwa jenazah yang dibawa jatuh.
Video ini sempat menarik perhatian media Eropa, seperti Mirror.uk dan Blid.de. Dalam laporannya mereka menulis keterangan bahwa video itu adalah cuplikan upacara pemakaman di salah satu desa di Indonesia.
Namun, belakangan diketahui insiden itu hanyalah goyunan dalam karnaval memperingati Hari Ulang Tahun kemerdekaan RI 17 Agustus.
Beragam komentar dari pengguna Youtube bermuncul. Ada yang bilang kocak, ada pula yang menyesalkan materi humor menggunakan ilustrasi jenazah.
Bagaimana video yang membuat media Eropa tertipu, ini ? Ini videonya :
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya