Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Arak-arakan Kemenangan Gus Faruq
Dream - Kabar kemenangan adik sepupu KH Ahmad Bahauddin atau Gus Baha, Muhammad Umar Faruq, dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Narukan, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, menjadi viral.
Sebuah video yang mengabadikan momen kemenangan pria yang kerap disapa Gus Faruq itu bertebaran di media sosial. Video tersebut memperlihatkan ratusan warga yang mengarak Gus Faruq dengan yel-yel " duit ora payu" .
Duit ora payu merupakan Bahasa Jawa dengan artinya " uang tidak laku" . Satu kalimat ini menjadi perhatian, dengan makna yang menggaungkan bahwa Gus Faruq bisa menang tanpa embel-embel uang untuk warga.
Terbukti, Gus Faruq memperoleh 709 suara sah, sementara lawan yang merupakan petahana, Hanik Setiyawati, hanya mengumpulkan suara 330 suara pada Pilkades yang digelar, Minggu 2 Oktober 2022.
Video berdurasi 28 detik itu juga dibarengi tulisan yang menyatakan pihak lawan telah membagi-bagikan uang hingga ratusan ribu setiap orang untuk memberi dukungan.
”Pemilihan Lurah di desa Narukan kecamatan Kragan kabupaten Rembang Jawa Tengah, dimenangkan oleh Gus Faruq (adik sepupu Gus Baha), lawannya bagi2i uang 700rb per kepala..
Uang ga laku, warga desa bisa menilai kredibilitas calon Lurah meskipun diiming2i uang.. warga menyambut antusias Lurah Terpilih dng yel2 “ Dueet ora payu.. dueet ora payu.. (duit ga laku..duit ga laku..)
Semoga ini menginspirasi semua warga +62 tuk bersikap yg sama di tahun 2024, aamiin… takbir.. ALLAHU AKBAR !!!…” demikian kutipan dalam video yang menyebar di aplikasi pesan elektronik WhatsApp.
KH Zaimul Umam (Gus Umam), adik Gus Baha yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Rembang, membenarkan video tersebut.
Menurutnya, dari pihak Gus Faruq tidak berniat untuk membagikan uang, masyarakat juga tidak membutuhkan uang untuk memilih Gus Faruq. Ini merupakan prinsip teguh yang dijaga dari keluarganya.
”Memang kami ini sejak awal tidak punya kemampuan secara logistik. Tapi, kami punya kekuatan interaksi sosial kepada masyarakat yang sudah terbangun sejak buyut-buyut saya,” katanya.
Yang diinginkan masyarakat adalah perubahan, bukan hanya sekadar iming-iming uang semata. Maka dari itu, pihaknya mewanti-wanti masyarakat mengenai money politic.
”Kami katakan pada masyarakat, kalau ingin perubahan, ini bukan menjadi tanggung jawab keluarga ndalem. Tapi menjadi tanggung jawab bersama. Alhamdulillah, luar biasa antusiasme masyarakat dalam mendukung adik kami,” kata Gus Umam.
Gus Umam juga menyayangkan jika masih ada kontestan politik yang menganggap masyarakat serba pragmatis dan kapitalis.
”Lawannya (Gus Faruq) adalah kades petahana. Memang masih pola pikirnya melihat masyarakat dianggap semua pragmatis, kapitalis, memilih figur publik secara transaksional, bukan melihat kualitas kepribadian dan keteladanan. Itu mungkin yang dipakai,” pungkas dia.
Sumber: Muria News
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya