Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Viral Gegara Jemuran Baju, Warga Tuban Tutup Rumah Tetangga Dengan Tembok (dok. JTV Bojonegoro)
Dream - Seorang warga di Kecamatan Tambakboyo, Tuban, Jawa Timur, nekat menembok bagian depan rumah tetangganya. Aksi itu membuat sang tetangga kesulitan keluar masuk kediamannya.
Peristiwa itu dipicu oleh jemuran baju yang berada di halaman rumah tetangga dipindahkan, sehingga timbul perselisihan dan pemagaran.
Dikutip dari kanal YouTube Liputan6, pelaku penembokan, Sulis, merasa kesal karena jemurannya dirusak oleh sang tetangga bernama Lisdya. Pelaku juga mengklaim tembok dibangun di atas tanah milik orangtuanya, bukan milik tetangganya.
Saat itu, Lisdya memindahkan jemuran Sulis yang berada di depan rumahnya dengan alasan akan kedatangan tamu.
“ Seharusnya bilang kalau ada tamu, nanti kan saya ambil. Kenapa pemehan kumbahan (jemuran) saya dibanting, itu masih ada buktinya ya,” ungkap Sulis.
Sementara, Lisdya mengaku kesulitan keluar masuk rumahnya. Dia berharap tembok segera dibongkar oleh yang berwenang.

“ Hanya yang pihak berwenang yang wajib merobohkan. Saya tidak akan ikut campur dan jika memang tidak dirobohkan saya butuh perdamaian antara saya dan keluarga itu supaya tidak ada perselisihan di hari yang akan datang,” ujar Lisdya.
Dia berharap tetangga Sulis tidak mengungkit-ungkit masalah jemuran lagi. Menurutnya kehidupan bertetangga butuh kedamaian.
Sementara itu, Kepala Desa Tambakboyo, Lilik Koestijono, mengungkapkan, pihaknya akan melakukan mediasi terhadap kedua belah pihak.
“ Kasus penembokan bermula saat warga yang rumahnya ditembok memindahkan jemuran tetangganya yang berada di depan rumahnya. Ia memindahkan jemuran tetangganya dengan alasan sedang menggelar acara pertunangan anaknya,” kata Lilik.
Pemerintah Desa Tambakboyo, kata dia, juga akan mengukur batas rumah keduanya agar persoalan ini lekas mendapatkan solusi dan tidak berlarut-larut. Hal ini dilakukan agar konflik serupa tidak terjadi lagi.
View this post on Instagram
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

