Viral Penemuan Gunung Emas di Kongo, Kandungannya 90 Persen

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 11 Maret 2021 15:09
Viral Penemuan Gunung Emas di Kongo, Kandungannya 90 Persen
Penemuan ini memicu gelombang kedatangan para penggali.

Dream - Video memperlihatkan kerumunan orang sedang melakukan penggalian tengah viral di media sosial. Rupanya, mereka sedang mencari emas.

Disebutkan video tersebut diambil di sebuah desa di Provinsi Kivu Selatan, Kongo. Baru-baru ini, ditemukan gunung emas dengan kandungan mencapai 90 persen.

Penemuan itu mendorong Pemerintah Kongo menutup lokasi tambang. Pengawasan ditingkatkan pada tambang tersebut, yang sebelumnya dikelola masyarakat desa.

Menteri Pertambangan Kivu Selatan, Burume Muhigirwa, menyatakan penemuan bijih emas di Luhihi akhir Februari lalu memicu kedatangan kerumunan penggali. Kondisi itu mendatangkan tekanan bagi desa yang berjarak 50 Kilometer dari Ibu Kota Provinsi Kivu, Bukavu, dikutip dari news18.com.

 

1 dari 3 halaman

Penambangan subsistem yang mengekstrak mineral dengan peralatan yang tidak sempurna menjadi hal umum di seluruh Republik Demokratik Kongo. Sedangkan penambangan emas “ artisanal” tersebar luas di bagian timur dan timur laut negara penghasil emas.

Penambang, pedagang dan anggota Angkatan Bersenjata Kongo (FARDC) diminta untuk meninggalkan lokasi tambang di dalam dan sekitar Luhihi. Semua kegiatan penambangan ditangguhkan sampai pemberitahuan lebih lanjut, sebuah keputusan tertanggal pada hari Senin dan dikonfirmasi oleh Muhigirwa.

Kehadiran FARDC di lokasi tambang sebenarnya dilarang di bawah kode penambangan Kongo. Kehadiran mereka berkontribusi pada kekacauan di Luhihi.

 

2 dari 3 halaman

Muhigirwa mengatakan penangguhan penambangan akan memungkinkan pihak berwenang untuk mengidentifikasi penambang. Sehingga didapat kepastian mereka terdaftar dengan benar di regulator pertambangan artisanal.

" Ketertiban harus ditegakkan kembali dalam kegiatan pertambangan di Luhihi tidak hanya untuk melindungi kehidupan tetapi juga untuk memastikan penelusuran emas yang diproduksi sesuai dengan hukum Kongo," kata keputusan itu.

Produksi emas di Kongo secara sistematis tidak dilaporkan ke negara. Berton-ton logam mulia diselundupkan ke rantai pasokan global melalui tetangga timurnya, berdasarkan laporan para shli PBB untuk Kongo tahun lalu.

3 dari 3 halaman
Beri Komentar