Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Screenshoot Video (Instagram)
Dream - Jagat maya kembali viral dengan kasus guru vs siswa. Kali ini sebuah video memperlihatkan sejumlah siswa di dalam ruang kelas terlihat sedang " mengeroyok" seorang guru paruh baya.
Diduga, video tersebut direkam di salah satu SMK di daerah Kendal, Jawa Tengah.
Staf Humas Kementerian Pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud), Seno Hartono mengaku masih mencari tahu kebenaran isi rekaman dari video tersebut.
" Kita lagi konfirmasi, ini kita lagi telusuri," kata Seno saat dihubungi Dream, Minggu 11 November 2018.
Dalam video yang beredar terlihat seorang guru tengah berada di tengah kelas sambil dikelilingi para siswa. Dua orang siswa terlihat menyentuh tangan guru itu seperti hendak mendorongnya.
Ulah si murid disambut reaksi guru paruh baya itu dengan melakukan perlawanan. Diselingi akdi tertawa para murid, aksi saling dorong dan menendang dilakukan guru dan murid.
Setelah mengambil alas kaki yang sempat terlepas, aksi itu mulai berakhir saat sang guru kembali ke mejanya.
Unggahan itu tak butuh waktu lama untuk langsung menjadi viral di media sosial. Rekaman video disebar melalui Instagram maupun Youtube.
Tak lama berselang, sebuah surat pernyataan diduga dari Kepala Sekolah SMK NU 03 Kaliwungu Kendal, Muhaidin beredar di sosial media. Surat tertanggal hari ini itu beredar di sebuah akun gosip Instagram.
Dalam keterangannya dijelaskan jika peristiwa terjadi pada Kamis, 8 November 2018 di kelas X TKR pukul 09.15 hingga 13.20 WIB. Dalam surat tersebut, diketahui sang guru bernama Joko Susilo.
Menjelang jam pelajaran selesai, para siswa dilaporkan mulai bercanda. Beberapa murid bahkan ada yang melempar kertas hingga mengenai tubuh Joko.
Kemudian dimintalah maju siswa yang melempar kertas tersebut.
Rupanya, beberapa siswa maju dan mengajak Joko bercanda dengan tujuan agar tidak marah.
Setelah itu, terjadi peristiwa seolah-olah Joko sedang dikeroyok oleh siswanya. Video tersebut sempat diunggah oleh siswa di statsu WhatsApp dan viral.
" Jadi, kami tegaskan lagi bahwa pada hari Kamis, 8 November 2018 tidak ada pemukulan atau pengeroyokan siswa terhadap guru," tulis Muhaidin.
Meski demikian, Muhaidin mengaku kalau tindakan siswa-siswa tersebut sudah melampaui batas.
Untuk itu, pihak sekolah akan memanggil orang tua pada Senin, 12 November 2018.
Ini penjelasan lengkap pihak sekolah
View this post on Instagram
Ini video aksi murid menjahili guru:
Lihat postingan ini di Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya