6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Aldo Meyolla Geraldino, Mahasiswa Termuda UGM (ugm.ac.id)
Dream - Lazimnya, manusia di usia 14 tahun masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Di usia ini, manusia kerap beraktivitas menikmati masa remajanya dan belum terbiasa dengan dunia perkuliahan.
Hal itu tidak berlaku bagi Aldo Meyolla Geraldino. Dia bahkan belum bisa disebut sebagai pria, lantaran usianya masih 14 tahun.
Tetapi, Aldo berdiri bersama 9.536 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada (UGM) saat mengikuti upacara penyambutan mahasiswa baru tahun angkatan 2015-2016. Dia menyempil dalam kerumunan mahasiswa Fakultas Kedokteran.
" Senang sih, diterima di Fakultas Kedokteran. Termuda ya, mungkin semua karena akselerasi," ujar Aldo, dikutip Dream dari ugm.ac.id, Rabu, 19 Agustus 2015.
Bocah kelahiran Surakarta, 19 Desember 2000 ini memang selalu duduk di kelas akselerasi. Aldo mengaku saat berusia 2 tahun, kedua orangtuanya, Masoed dan Christina Murtini ini sudah mengenyam pendidikan formal.
" Awalnya umur 2 tahun, saya sudah masuk play group, umur 3 tahun masuk TK dan masuk SD umur 5,5 tahun. Kelas 3 naik kelas 4 ada tes akselerasi, saya ikut saja. Jadi kelas 4, 5, 6 hanya 2 tahun, jadi lulus SD umur 10 tahun," kata dia.
Saat di bangku SMP, Aldo menyelesaikan jenjang dan lulus dari SMP Negeri 9 Surakarta dalam waktu 2 tahun. Juga saat bersekolah di SMA Negeri 1 Surakarta, dia bisa tamat dalam waktu 2 tahun.
" Di SMP ikut akselerasi lagi, dua tahun. SMP Negeri 9 Surakarta, jadi lulus SMP usia 12 tahun. Saat di SMA Negeri 1 Surakarta, juga akselerasi, jadi sekarang umur saya 14 tahun," terang dia.
Menjalani kegiatan belajarnya selama ini, Aldo mengaku tidak mengalami kesulitan. Ini lantaran dia mengaku belajar merupakan kegemarannya.
" Yang penting belajar senang saja. Belajar rutin sih iya, biasanya malam hari dengan jam yang tidak terlalu terjadwal, sesuai keperluan saja," kata Aldo.
Saat menjadi siswa SMA, Aldo tidak pernah lepas dari posisi tiga besar. Bahkan, nilai Ujian Nasional (UN) bocah ini tergolong sempurna, berupa Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) 9, Biologi 9, dan Kimia 9,8.
Alhasil, Aldo bisa melenggang masuk gerbang UGM. Dia pun menjelaskan menjadi mahasiswa kedokteran adalah cita-citanya.
" Masuk di Fakultas Kedokteran karena cita-cita lama. Tapi saya suka sih sama sains dan penelitian, kedua biologi, dan ketiga ingin melayani masyarakat nantinya," tutur dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
