Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012
Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Arie Halimatussadiyyah (Facebook)
Dream - Satu lagi perempuan berhijab menjadi lurah. Kini giliran Arie Halimatussadiyyah. Sejak Jumat pekan lalu, perempuan kelahiran Bandung ini ditunjuk sebagai Lurah Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat.
" Masyarakat sangat merespons dengan kehadiran saya menjadi lurah di Kayuringin," kata Arie sebagaimana dikutip Dream dari Merdeka.com, Senin 16 Februari 2015.
Arie memang belum melakukan serah terima jabatan dengan pejabat lama. Namun lurah berparas ayu ini mengaku sudah sudah mengunjungi beberapa wilayah di Kayuringin dan bertemu dengan tokoh masyarakat setempat.
" Saya juga sudah melihat titik-titik banjir. Ini yang menjadi program saya untuk meminimalisasi agar tidak banjir," kata dia.
Arie menambahkan, akan menjalankan tugas sebagai lurah dengan baik. Dia juga meminta partisipasi masyarakat dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai seorang lurah. " Kita bekerja bersama-sama," ujar dia.
Sejak 2014, Pemerintah Kota Bekasi bertekad memposisikan seluruh jabatan lurah di wilayah setempat dijabat oleh perempuan. Hingga Februari ini tercatat 15 dari 56 kelurahan dijabat oleh perempuan.
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, mengatakan, penempatan perempuan sebagai lurah dilakukan karena mempunyai naluri keibuan, sehingga diyakini dapat memberikan contoh kepada masyarakat, bahkan bisa mengayomi.
Selain itu, tambah dia, mampu menghadapi persoalan yang memicu konflik sosial, pengambilan kebijakan, dan siap bertanggung jawab dengan kebijakan yang dikeluarkan. " Pendekatan terhadap masyarakat sangat bagus," tutur Rahmat.
Sebanyak 56 lurah di Bekasi dijabat mayoritas laki-laki. Namun, Rahmat menganggap para lurah itu kurang disiplin. Bahkan, kerap tak ada di kantor ketika banyak warga yang ingin mendapatkan pelayanan.
Oleh karena itu, dia berharap lurah perempuan bisa lebih baik dalam melayani masyarakat. " Ini terobosan baru," ujar Rahmat. (Ism)
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
