Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012
Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Praveen/Debby (Badminton Indonesia)
Dream - Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Debby Susanto, membuat kejutan dalam ajang Yonex All England Open 2015. Mereka mengalahkan pasangan asal China, Xu Chen/Ma Jin, yang menjadi unggulan ke tiga dengan dua game langsung: 21-15 dan 21-14. Dengan hasil ini, Praveen/Debby melaju ke babak dua turnamen yang digelar di Barclaycard Arena, Birmingham, Inggris, itu.
“ Bisa menang lawan Xu/Ma tentu kami merasa senang, apalagi bisa menang langsung straight game. Karena target kami sebenarnya bisa melewati babak pertama ini dulu,” kata Debby sebagaimana dikutip Dream dari badmintonindonsia.org, Kamis 5 Maret 2015.
Sejak game pertama dimulai, Praveen/Debby sudah menguasai pertandingan. Mereka terus menekan lawan. Tak memberi kesempatan bagi Xu/Ma untuk mengembangkan permainan mereka.
“ Dari awal kami sudah dapat permainannya, sudah enjoy, start-nya juga bagus. Karena bolanya bisa dibilang kencang, jadi kami banyak main bola-bola datar dan nggak kasih kesempatan buat Xu untuk menyerang,” kata dia.
“ Di situ kelihatannya Xu agak-agak bingung di lapangan. Kami tidak memberi kesempatan buat Xu mengeluarkan smash-nya,” tambah Debby.
Di babak berikutnya, Praveen/Debby akan melawan pasangan Hong Kong, Chan Alan Yun Lung/Tse Ying Suet. Di atas kertas, Praveen/Debby yang berada di peringkat 14, lebih diunggulkan dari calon lawan mereka yang berada di peringkat 27.
“ Sudah bisa melewati Xu/Ma berarti kami harus lebih konsentrasi lagi. Karena ini kesempatan. Kami sudah mengalahkan unggulan, jangan sampai lengah dan malah kalah dari pemain yang bukan unggulan,” ujar Praveen.
Kemenangan Praveen/Debby mendapat apresiasi dari Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), Gita Wirjawan. Dia berharap kemenangan Praveen/Debby bisa memotivasi atlet Indonesia lainnya yang juga berlaga di Yonex All England Open 2015.
“ Selamat kepada Praveen/Debby yang berhasil mengalahkan unggulan tiga, Xu Chen/Ma Jin. Ini adalah awal yang baik dan juga pastinya menambah kepercayaan diri mereka. Semoga kemenangan ini bisa memotivasi para pemain lainnya yang juga berlaga di All England,” tutur Gita.
Kemenangan Praveen/Debby ini juga mendapat pujian dari pengguna media sosial Indonesia. “ Good bye tiongkok hahaha,” demikian tulis Yusuf Maulana Fahmad dalam akun Facebook. “ Wuhii good job,” tulis Widya Chairiah dalam akun Facebook. Baca Juga: Dilarang Salat, Pebasket Muslim Gugat Pusat Kebugaran Dilarang Salat, Pebasket Muslim Gugat Pusat Kebugaran Punggawa Liverpool Hajikan Ayah dengan Gaji Pertama Harga Sarung Tinju Muhammad Ali Setara 120 Mobil Murah RI Si Cantik Sabina Bakal Main Voli di Indonesia? Ide Nyentrik Saudi Jika Jadi Tuan Rumah Olimpiade Demi Saudagar Kaya, Real Madrid Ganti Nama Stadion Kala Torres Selebrasi Sujud Syukur 5 Klub Sepakbola Pencetak Uang Terbesar Milik Saudagar Arab
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
