Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Gadis Ini Cium Nisan Di Pusara Ayahnya (eberita.org)
Dream - Apa yang kamu rasakan ketika mengetahui ada balita sudah kehilangan ayahnya? Perasaan sedihmu akan bertambah tatkala melihat foto gadis balita bernama Adlina di Malaysia ini.
Gadis balita itu terlihat sedang mencium batu nisan di pusara ayahnya, yang meninggal akibat kecelakaan. Foto tersebut diunggah oleh adik dari ayah si putri kecil, Anne Mokhtar, di media sosial dan menjadi viral.

Netizen pun ramai memberikan tanggapan. Kebanyakan dari mereka bersimpati atas apa yang dialami gadis cilik itu.
"Kalian yang masih ada orangtua, tolong hargai. Saya tidak tahu bagaimana mengendalikan air mata saya melihat foto keponakan saya menciumi batu nisan ayahnya (kakak saya sendiri)," tulis Anne.
© Dream
"Ayah dia jatuh dari motor dan meninggal di tempat saat dalam perjalanan ke bengkel untuk kerja malam. Saya menangis setelah melihat foto ini. Tak tahan air mata ini. Terenyuh lihat Adlina. Saya tidak bisa membayangkan diri saya tanpa ayah. Lebih sedih lagi, Adlina masih kecil," tulis dia melanjutkan.

Anne mengatakan Adlina ingin mencium ayahnya, sayangnya tidak bisa. Alhasil, gadis cilik itu mencium batu nisan sebagai pengganti ayahnya.
Anne berharap hingga sampai akhir hayat, Adlina senantiasa ingat dan selalu menziarahi pusara ayahnya.
"Adlina berusia 3 tahun pada bulan Desember ini. Dia anak satu satu-satunya kakak saya. Yang sebelah itu adalah keponakan yang lain. Saya tidak bisa menahan air mata. Sedih sekali hati saya melihatnya," kata Anne.
© Dream
Anne kemudian mengingatkan kita agar selalu menghargai orangtua. Selalu menanyakan kabar mereka, memenuhi keinginan mereka meski terkadang melelahkan.
"Tapi kelelahan kita tidak sebanding dengan kelelahan mereka menjaga kita. Sehingga kita menjadi manusia yang berguna. Menghargai mereka saat mereka masih ada," pungkas Anne.
Sumber: eberita.org
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?