Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Raeni Diantar Ayahnya, Mugiyono, Menggunakan Becak (Unnes.ac.id)
Dream - Kisah mahasiswa lulusan terbaik Universitas Negeri Semarang (Unnes) 2014, Raeni mendapat perhatian luas dari masyarakat. Banyak anggota masyarakat yang mengapresiasi kecerdasan, kerja keras dan kerendahatiannya sehingga bisa memperoleh prestasi cemerlang.
" Sejumlah perusahaan menyatakan minatnya untuk merekrut sarjana pendidikan ekonomi ini bekerja. Selain itu, sebuah foundation juga menyatakan minatnya memberikan sponsor gadis berhijab kelahiran Kendal ini kuliah S2 di Inggris," kata Kepala Humas Unnes Sucipto Hadi Purnomo dikutip dari laman Unnes.ac.id, Kamis 12 Juni 2014.
Rektor Unnes Fathur Rokhman mengatakan akan memfasilitasi Raeni kuliah S2 sebagaimana ia cita-citakan. " Beasiswa itu kami upayakan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,” katanya.
Bagi Fathur, Raeni telah memberikan pesan penting kepada kita bahwa pendidikan dapat menjadi alat memotong mata rantai kemiskinan. Pemerintah telah mengupayakan supaya anak-anak berpestasi dari keluarga tidak mampu dapat menikmati pendidikan tinggi.
" Apa yang dilakukan Raeni jadi pelajaran penting soal kesungguhan. Dia membuktikan kepada kita semua, kondisi keluarga yang berkekurangan tidak jadi kendala jika diiringi dengan tekad kuat," lanjutnya.
Raeni adalah lulusan terbaik Unnes pada wisuda periode II 2014 dengan IPK 3.96. Ayahnya, Mugiyono adalah tukang becak dengan penghasilan Rp10.000-50.000 per hari. Untuk menambah penghasilan Mugiyono bekerja sebagai penjaga malam sebuah sekolah dengan gaji Rp450.000 per bulan.
Dia mendapat kesempatan kuliah setelah menerima beasiswa Bidikmisi. Ia berhasil merampungkan pendidikan S1 dalam tujuh semester dengan IPK nyaris sempurna. Raeni juga dikenal aktif berorganisasi.
Dosen-dosennya di Fakultas Ekonomi (FE) Unnes mengenalnya sebagai pribadi cerdas dan santun. Kepada kawan-kawannya ia tak segan mengakui bahwa putri tukang becak. Bahkan saat mengikuti wisuda, Raeni tak malu diantar ayahnya menggunakan kendaraan roda tiga itu. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya