Orang Junub Dilarang Ibadah, Apakah Tubuhnya Najis?

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 26 Maret 2018 20:00
Orang Junub Dilarang Ibadah, Apakah Tubuhnya Najis?
Sebelum mandi besar, tubuh orang junub tidak suci.

Dream - Setiap orang yang baligh, baik pria maupun wanita, pasti mengalami junub. Saat sedang junub, seorang muslim dilarang untuk melakukan ibadah apapun sebelum bersuci dengan mandir besar.

Ornag berjunub harus meniatkan mandinya untuk menghilangkan hadas besar. Niat tersebut untuk membedakan antara mandi biasa dengan mandi junub atau mandi besar. 

Tetapi, apakah artinya tubuh orang junub itu najis?

Dikutip dari laman Islami.co, orang junub sejatinya tidaklah najis. Dia tetap bisa berinteraksi dengan orang lain, bahkan sampai bersentuhan kulit seperti berjabat tangan.

Hal ini pernah dialami oleh Abu Hurairah RA. Saat sedang junub, Abu Hurairah tanpa sengaja bertemu Rasulullah Muhammad SAW.

Dia langsung pergi secara diam-diam. Abu Hurairah kemudian mandi karena malu bertemu Rasulullah.

Kisah ini termuat dalam riwayat Bukhari.

" Dari Abu Hurairah bahwa ia ditemui Nabi SAW dalam keadaan junub di salah satu jalan di Madinah. Ia menyelinap pelan-pelan dan pergi mandi. Rasulullah SAW kehilangannya. Ketika ia datang Rasulullah bertanya, 'Ke mana engkau, hai Abu Hurairah?' Ia menjawab, 'Wahai Rasulullah, baginda bertemu saya, sedangkan saya dalam keadaan junub. Saya tidak senang menemani Anda sebelum saya mandi.' Rasulullah SAW bersabda, 'Maha Suci Allah! Sesungguhnya orang mukmin itu tidak najis'."

Selengkapnya...

Beri Komentar