Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Dream - Bagi angkatan 90an, kamu pasti hafal film-film Warkop DKI kala itu. Dono, Kasino, dan Indro pernah mengikuti sebuah pelatihan militer dan ternyata 'ditipu' oleh pelatih gadungan. Pelatih gadungan pada masa itu diperankan oleh aktor Diding Boneng. Tak hanya itu, Boneng juga kerap berperan jadi hansip hingga dokter gila di film tersebut.
Ya, nama Diding Boneng memang sudah tidak asing di dunia perfilman pada era 80 sampai 90-an. Perannya yang kerap menjadi tokoh antagonis dalam film-film komedi bersama Warkop DKI membuat laki-laki bernama lengkap Zainal Abidin Zetta ini kian kondang. Sayangnya, popularitas Boneng kian merosot seiring bertambahnya usia.
Bahkan, Boneng dikabarkan hidup sederhana dan tinggal di sebuah rumah kontrakan yang kecil. Penasaran bagaimana kabar Boneng dan tempat tinggalnya kini? Simak potretnya berikut ini!
Bahkan, motor miliknya pun disimpan di dalam rumah tersebut. (youtube/Pedi Lubis)
Hak Cipta © DREAM.CO.IDAdvertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya