Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Gempuran serangan udara tentara Israel terhadap pemukiman warga Palestina di Jalur Gaza mendapat kecaman dunia. Hampir 200 orang rakyat Palestina tewas akibat serangan Israel. Banyak dari mereka yang tewas merupakan kaum ibu dan anak-anak.
Warga sipil Plaestina yang masih selamat meninggalkan rumah untuk menyelamtkan diri. Sebagian dari mereka mengungsi di sekolah milik Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Jalur Gaza. Sejumlah warga sipil menaiki kereta keledai yang ditumpangi 3-4 orang, termasuk tumpukan tas yang berisi barang-barang keperluan mereka. Hal ini terpaksa dilakukan mengingat tentara Israel telah menguasai di pesisir jalur Gaza. (Ism, Syarifah Aulia/Sumber: Merdeka.com)
Sejumlah anak-anak turut ikut, mengingat banyak korban jiwa anak-anak akibat serangan Israel
Hak Cipta © DREAM.CO.IDAdvertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


Apa Itu LIMS? Mengenal Teknologi Penyadapan yang Disorot dalam Kasus Komunikasi Presiden Prabowo



Benarkah Bekerja Hanya 1 Jam Seminggu Sudah Dihitung sebagai Pekerja? Begini Cara BPS Menghitungnya

Kenapa Hippopotamus Disebut Kuda Nil? Namanya Keliru di Dua Bagian

Kenapa Mengambil Getah Pohon Karet Disebut Menyadap? Ternyata Ini Asal Istilahnya

6 Ramalan Tanggal Kiamat yang Sudah Terlewati, dari 1844 hingga 2012