Dream - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau yang lebih akrab disapa Ahok itu merasa tidak terima dan naik pitam saat menonton film Jingga.
Ini lantaran ada adegan pemukulan pada film Jingga yang membuat mantan Bupati Bangka Belitung itu kesal dan panas.
" Saya tadi juga enggak bisa terima, preman banget tuh anak, kalau sekolah di Jakarta, dikeluarin tuh (adegan Jingga dipukul temennya di sekolah) Hahaha," tutur Ahok usai nonton bareng Film Jingga di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat malam 4 Maret 2016.
Lanjut Ahok, ia sangat tidak terima pada adegan seorang anak laki-laki yang memukul temannya sampai akhirnya anak tersebut buta permanen.
" Gua pikir preman banget nih anak, keluarin dari sekolah, kirim ke sekolah tinju aja deh. Hahaha. Main mukul orang kurang ajar banget. Aku agak panas tadi," kata Ahok tertawa.
" Saya tadi ngebayangin bukan Jingga, tapi temannya yang dipukul. Kurang ajar banget, pengin gua tabok tuh anak," tambah Ahok tersenyum.
Sementara itu, Ahok menganggap film garapan Lola Amaria itu syarat akan pesan. Salah satunya dengan peduli akan kaum disabilitas seperti para tunanetra. Selain itu ia berharap semua pencinta film bisa mendukung film-film nasional.
" Film Lola ini bagus banget. Patut kita hargai. Saya harap kita bisa mendukung film-film nasional. Sekarang mungkin belum tarasa tapi nanti. Nanti ada videonya nanti jadi orang lebih ngerti," komentar Ahok.
Advertisement
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres

Seluruh Sektor Kompak Menguat, IHSG Tancap Gas di Penutupan Sesi I

Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Perusahaan Milik Orang Terkaya Indonesia Bakal Rekrut 1.000 Pegawai Baru

Sempat Terpeleset 20 Menit, IHSG Bergerak Menguat di Paruh Pertama Perdagangan


Berapa Lama Harus Bisa Plank Sesuai Usia? Ini Patokan untuk Usia 18 hingga 60 Tahun ke Atas

7 Makanan yang Sering Dianggap Tidak Sehat, Padahal Kaya Nutrisi

Ingin Meningkatkan Rasa Mencitai Diri Sendiri? Coba Ubah Cara Mengingat Masa Lalu

Tuban dan Canggu Ada di Jawa dan Bali, Mengapa Nama Tempatnya Bisa Sama?

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Bahlil Lahadalia: Dulu Sopir Angkot, Kini Setir Dua Pos Menteri