Ilustrasi
Dream - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bakal memberikan lagi kesempatan kepada pesepeda motor untuk melintas di Jalan Thamrin, Jakarta yang sebelumnya terlarang dilewati. Dia meminta rancangan pelarangan tersebut diubah.
" Saya sampaikan pada semua bahwa kita menginginkan agar kendaran roda dua tetap bisa lewat Sudirman-Thamrin. Jadi rancangan yang sudah ada supaya diubah agar bisa akomodasi kendaraan roda dua," ujar Anies, dikutip dari beritajakarta.com, Selasa, 7 November 2017.
Anies mengatakan perubahan tersebut untuk mengakomodir para pengguna sepeda motor. Dengan begitu, jalanan di Jakarta dapat dilewati semua kendaraan tanpa diskriminasi.
Menurut Anies, pemantauan arus maupun kepadatan jalan saat ini dapat memanfaatkan teknologi yang sudah ada. Sehingga pemantauan dapat dijalankan dengan mudah.
" Saya sampaikan teknologi sekarang sudah memungkinkan untuk deteiksi seluruh moda transportasi," ucap Anies.
Sejak 2015, Pemprov dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta melarang sepeda motor melintas di sepanjang Jalan Thamrin dan Jalan Medan Merdeka Barat. Larangan tersebut akan diperluas hingga Jalan Sudirman jika dinilai efektif berlaku.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat sempat meminta ujicoba pelarangan sepeda motor di Jalan Sudirman ditunda. Dia meminta rencana larangan tersebut dikaji kembali.
(Sah)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Berbahaya, Begini Penampakan Aslinya Saat Diperbesar 2.600 Kali

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya