Cerita Sebenarnya Geger Simbol `Palu Arit` di Uang Rp100 Ribu

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 14 November 2016 10:43
Cerita Sebenarnya Geger Simbol `Palu Arit` di Uang Rp100 Ribu
Bukan `Palu Arit`, melainkan...

Dream - Media sosial beberap ahari dihebohkan dengan dugaan adanya simbol terlarang di uang kertas pecahan Rp100 ribu. Mereka beranggapan ada gambar palu arit yang merupakan simbol dari Partai Komunis Indonesia (PKI).

Foto yang diperbincangkan masyarakat ini diunggah oleh pengguna akun Facebook yang bernama Lukman Mase. Dilansir dari akun Facebooknya, Senin 14 November 2016, Lukman mengatakan logo Bank Indonesia telah ditukar dengan logo komunis dan menyebut Indonesia kini diperintah oleh PKI.

" MATA DUIT INDONESIA KINI TELAH DI TUKAR LOGO NYA
LOGO BI di Tukar Logo Palu ari Bermakna indonesia sekarang telah di perintah oleh PKI pahaman Komunis kenapa cakap begitu karena mata DUIT indonesia sekarang sudah jelas2 LOGO PKI

INDONESIA DALAM BAHAYA BESAR SEKARANG INI , BRAVO TNI BERSATU SAMA RAKYAT MENJAGA NKRI HARGA MATI. LBM," tulis dia dalam keterangan fotonya.

 

1 dari 4 halaman

Respons Netizen

Unggahan tersebut menimbulkan reaksi dari netizen. Ada netizen yang mempertanyakan kebenaran perkataan Lukman. Seperti yang dikatakan oleh netizen bernama Ayyudiahh Wwulansarii.

" Ini serius??" tulis dia.

Ada juga netizen yang tidak setuju dengan pernyataan Lukman. Seorang pengguna Facebook bernama Herjunot Andre meminta netizen dan pengunggah foto untuk melihat simbol tersebut dengan diterawang. Jika benar logo tersebut bernama palu dan arit, Herjunot mengatakan TNI bakal sangat marah. Dia juga meminta netizen agar tidak terhasut oleh provokator.

" Itu ngelihatnya bukan dengan cara kasat mata mas mba abg cang cing nyak babe, itu cara lihatnya dg cara di trawang... Klo bener itu logo PKI , TNI yg bakal marah paling depan.. Jd jgn mau terhasut provokator lah... Sosial media di gunakan buat hal yg positif dan yg berguna bukan membuat berita sara atau provokator...," tulis Herjunot.

2 dari 4 halaman

Penjelasan BI

Mendengar kabar menghebohkan tersebut, Bank Indonesia (BI) langsung angkat bicara. Bank Sentral di tanah air itu menegaskan simbol yang menggegerkan dunia maya ini bukanlah simbol PKI.

Menurut Direktur Departemen Komunikasi BI, Arbonas Hutabarat gambar itu adalah rectoverso, yaitu gambar saling isi. Maksudnya, Jika diterawang, Rectoverso pada uang Rupiah akan membentuk lambang BI (singkatan dari Bank Indonesia). Rectoverso tidak dirancang untuk membentuk atau dimaknai sebagai gambar atau simbol lain, selain lambang BI. 

 

3 dari 4 halaman

Sudah Dipakai Sejak 1995

Dalam penjelasannya, Arbonas mengatakan salah satu unsur pengaman yang ada dalam uang Rupiah adalah gambar saling isi atau Rectoverso. Unsur pengaman ini telah digunakan oleh Bank Indonesia sejak tahun 1995.

Rectoverso adalah suatu teknik cetak khusus pada uang kertas yang membuat sebuah gambar berada di posisi yang sama dan saling membelakangi di bagian depan dan belakang.

Apabila dilihat tanpa diterawang, gambar akan terlihat seperti ornamen yang tidak beraturan. Namun apabila diterawang, Rectoverso akan membentuk sebuah gambar yang utuh.

 



4 dari 4 halaman

Banyak Dipakai Negara Lain

Selain pada uang kertas Rupiah, unsur pengaman Rectoverso juga digunakan oleh negara-negara lain seperti pada uang kertas Malaysia Ringgit (membentuk ornamen bunga), dan uang kertas Euro (membentuk ornamen nilai nominal).

Selain Rectoverso, beberapa unsur pengaman lain yang terdapat dalam uang Rupiah antara lain adalah tanda air, benang pengaman, tulisan mikro, tinta berubah warna, dan gambar tersembunyi.

Dengan memahami unsur-unsur keamanan dalam uang, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah mengenali keaslian Rupiah dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas sumber beritanya.(Sah)

Beri Komentar