Situs Website Blackpanda
Dream - Pengguna situs komunitas Kaskus beberapa hari ini sedang ramai memperbincangkan soal kasus penipuan yang dilakukan akun bernama blackpanda. Akun tersebut, disinyalir beberapa kaskuser, sebutan bagi pengguna kaskus, telah menipu ratusan orang di forum itu.
Kasus itu bermula ketika seorang kaskuser anggota Forum Jual Beli (FJB Kaskus) menggunakan jasa rekening bersama yang dikelola oleh blackpanda.
Rekening bersama merupakan layanan pihak ketiga yang menjembatani penjual dan pembeli dalam transaksi online. Pihak rekber akan melakukan transfer uang kepada penjual setelah barang yang dijual diterima si pembeli.
Dalam kasus ini, beberapa kaskuser yang berjualan di FJB dan menggunakan jasa Blackpanda melaporkan, tidak menerima transfer dana dari pembeli yang dititipkan lewat rekber.
Kejadian itu dialami akun sukamotret. Akun itu meminta agar blackpanda segera mentransfer uang miliknya. " Mohon untuk segera meneruskan dana transaksi ke rekening saya. Karena buyer sudah sejak tanggal 3 September 2015 mengkonfirmasi barang nya," tulisnya.
Kondisi itu kemudian dialami oleh kaskuser lain. Melalui unggahannya, salah seroang kaskuser meminta kepada penyedia layanan rekber untuk menyelesaikan pembayaran.
" Kepada pemilik sekaligus pengelola Rekber BLACKPANDA. Ane selaku pengguna jasa ente sedikit kecewa karena adanya masalah ini, tapi ane bisa maklumi karena uang ane yg kesangkut sama ente tidak sebanding dengan yang lain yang bahkan sangat dibutuhkan, ane hanya kaskuser biasa yang melakukan transaksi melalui kaskus ataupun diluar kaskus dan menggunakan perantara Rekber kaya ente, tapi disini mungkin ente bisa terbuka untuk memberi kejelasan kepada user lain yang menggunakan jasa ente," tulis akun Deadly.Ice
Setelah sempat ramai beberapa hari lalu, pihak Kaskus sendiri kemudian mengeluarkan pernyataannya. Melalui Co-Admin-nya, Kaskus akan melalukan mediasi antara rekber dan kaskuser. Co-Admin Kasus juga menyatakan jika akun blackpanda untuk sementara ini ditutup (close thread).
Akun kaskus asal regional Surabaya itu pun segera angkat bicara. Dalam pernyataan resminya, blackpanda menulis,
" Pengumuman! rekber blackpanda sementara stop dulu melayani transaksi. Dikarenakan adanya selisih antara pembukuan kami dan saldo di bank. Saat ini kami sedang melakukan audit, perkembangan lebih lanjut akan kami kabari," tulis kaskuser berinisial RW ini.
Dalam data yang diakses Dream pada Selasa, 15 September 2015 ditemukan sebanyak lebih dari setengah miliar atau Rp Rp 515 juta dana nasabah yang tertahan di rekening blackpanda.
Hingga kini, persoalan ini masih ditangani pihak Kaskus. Beberapa kaskuser sudah dalam perkembangan terbaru juga menyatakan telah menerima pencairan dana.

(Ism)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global