Dream - Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag) Muhammadiyah Amin mengimbau masyarakat memeratakan distribusi daging kurban. Saat ini masih banyak desa yang tidak merasakan nikmatnya hewan kurban.
Tak hanya itu, Amin juga mengimbau masyarakat yang berkecukupan dapat berpartisipasi untuk berkurban.
" Kami berharap desa yang selama ini tidak mengonsumsi daging, untuk mendapat daging kurban," kata Amin, di Gedung Kemenag Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa, 22 Agustus 2017.
Amin mengatakan, daging kurban kerap berlimpah di kota-kota saja. Sedangkan di desa-desa yang notabene kurang mampu, berkah Hari Raya Kurban terasa seperti hari-hari biasa.
" Kalau perlu yang di kota berlebihan dibawa ke desa, gitu," ucap dia.
Pendistribusian semacam itu dapat mendorong masyarakat pada ketakwaan. Sebab, kurban tidak hanya dimaknai sebagai bagi-bagi daging semata.
" Jadi kurban ukurannya bukan hanya daging, tapi takwanya. Ini dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah," ucap dia.
Sementara itu, untuk distribusi di Masjid Istiqlal rencananya panitia membagikan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. Model distribusi semacam ini untuk menghindari antrean membludak di Masjid Istiqlal.
" Modelnya sekarang Masjid Istiqlal tidak membagi langsung, (tetapi) ke panti-panti asuhan yang sangat mengharapkan," ujar dia.(Sah)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global