Keluarga Zeng Lijun (Sumber: Www.ministryoftofu.com)
Dream - Kisah yang satu ini dijamin akan membuat Anda merasa iba. Karena tuntutan keadaan, sebuah keluarga di Tiongkok terpaksa tinggal di toilet. Zeng Lijun bersama istri dan anaknya sudah bertahun-tahun lamanya menghuni toilet pria di sebuah hotel yang terletak di Kota Shenyang, Tiongkok.
Dilansir Dream dari Daily Mail, Zeng Lijun (35) sebenarnya adalah sosok pria yang cerdas. Pada tahun 1999 ia bahkan berhasil diterima di Institut Sains dan Teknologi Heilongjiang. Namun sayangnya, karena berasal dari keluarga miskin, pria asal Desa Fumin, Provinsi Jilin, Tiongkok itu batal mencicipi bangku kuliah.
Berbekal harapan dan tekad yang kuat, pada tahun 2006 Zeng Lijun akhirnya merantau dari desanya ke Kota Shenyang. Kala itu ia hanya mengantongi uang 50 yuan atau sekitar 100 ribu rupiah.
Dengan modal seadanya, Zeng Lijun bekerja sehari-hari sebagai tukang reparasi sepatu. Penghasilan Zeng dari pekerjaan itu tak mampu memenuhi kebutuhan hidupnya. Bahkan ia terpaksa menyewa sebuah toilet yang sudah tak digunakan sebagai tempat tinggal lantaran tak punya uang untuk menyewa sebuah rumah.
Hingga pada tahun 2010, Zeng memutuskan untuk menikah dengan seorang wanita bernama Wang Zhixia. Pasca menikah, rupanya keberuntungan nasib belum juga berpihak padanya. Keluarga kecil ini masih hidup dalam belenggu kemiskinan.
Zeng dan istrinya tetap tinggal di toilet seluas 20 meter persegi itu sampai mereka memiliki seorang bayi. Derita sangat mereka rasakan ketika harus berkali-kali menyiram air untuk mengusir bau menyengat di 'rumah' itu. Dan jangan kaget, meski hanya sebuah toilet bekas, hunian tak layak itu disewakan seharga Rp1 juta per bulan.
Terlepas dari itu semua, satu hal yang sangat disyukuri Zeng, ia diizinkan untuk membuka lapak reparasi sepatu di depan hotel tempat ia 'menginap'. Dari usahanya itu, Zeng terus berupaya mengumpulkan uang agar anak istrinya mendapat kehidupan yang lebih layak. Ia pun harus berjuang ekstra keras, terlebih setelah sang bayi terkena penyakit eksim. Zeng harus mengumpulkan uang untuk biaya pengobatan anaknya.
Meski hidup serba kekurangan, Zeng Lijun dan istrinya mengaku merasa bersyukur dan puas dengan apa yang mereka miliki kini. Zeng optimis suatu hari kehidupannya akan menjadi lebih baik.
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Berapa Lama Harus Bisa Plank Sesuai Usia? Ini Patokan untuk Usia 18 hingga 60 Tahun ke Atas

7 Makanan yang Sering Dianggap Tidak Sehat, Padahal Kaya Nutrisi

Ingin Meningkatkan Rasa Mencitai Diri Sendiri? Coba Ubah Cara Mengingat Masa Lalu

Tuban dan Canggu Ada di Jawa dan Bali, Mengapa Nama Tempatnya Bisa Sama?


