Mahasiswa Demo Jokowi, Hindari Jalan Ini

Reporter : Sandy Mahaputra
Rabu, 20 Mei 2015 06:45
Mahasiswa Demo Jokowi, Hindari Jalan Ini
Kapolda menegaskan tidak ada petugas yang membawa senjata api, hanya gas air mata saja untuk melakukan pengamanan demo.

Dream - Polda Metro Jaya menurunkan 7 ribu lebih personel gabungan dari Polda Metro Jaya dan Polres jajaran, BKO Mabes Polri dan TNI serta BKO Pemda DKI Jakarta, untuk mengamankan aksi unjuk rasa dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional, Rabu 20 Mei 2015.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Unggung Cahyono menginstruksikan kepada seluruh personil untuk memberikan pelayanan secara persuasif. Anggota juga diminta‎ untuk tidak membawa senjata api saat pelaksanaan tugas di lapangan.

" Layani unjuk rasa secara persuasif simpatik, penggunaan kekuatan tidak ada yang membawa senjata api," kata Unggung usai menggelar pasukan di Polda Metro Jaya.

Untuk memastikan tidak ada anggota yang membawa senjata api saat pengamanan, akan dilakukan pengecekan terlebih dahulu pada apel pagi ke seluruh personel yang dilibatkan.

" Tidak ada petugas yang membawa senjata api, hanya gas air mata saja," tegasnya.

Personil pengamanan akan disebar di titik pusat konsentrasi massa di Bundaran HI, Istana Negara dan depan Gedung DPR RI. Diprediksi massa sebanyak dua ribu orang akan melakukan aksi unjuk rasa.

Konsentrasi massa terpusat di Bundaran HI, depan Istana Neegara dan depan Gedung DPR/MPR RI. " Saya imbau untuk menghindari HI, depan Istana Negara, depan DPR/MPR," kata Direktur Lalulintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Risyapudin.

Bagi masyarakat yang datang dari arah Jl Gatot Subroto menuju ke Slipi, diarahkan lurus dan masuk tol keluar di Pintu Tol Senayan II.

Sementara kendaraan dari arah Blok M yang hendak mengarah ke Slipi, diarahkan belok kiri ke Jl Pakubuwono, lalu ke Jalan Pintu I Senayan. " Untuk (kendaraan) dari HI kita lihat situasional, kita arahkan ke Dukuh Atas belok kiri masuk ke Menteng," tuturnya.

Sedangkan kendaraan yang mengarah ke depan Istana dari Jl Veteran diarahkan masuk ke kiri ke depan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Adapun kendaraan dari arah Jl Hayam Wuruk yang akan ke Istana Negara diarahkan belok kiri ke Jl Ir H Djuanda. (Ism) 

Beri Komentar