Hakima Abdulle, Muslimah Asal Maryland Diusir Dari Pesawat (arabnews.com)
Dream - Seorang muslimah berhijab di Amerika Serikat diusir dari pesawat milik maskapai penerbangan Southwest Airlines tanpa alasan pasti. Sebelumnya, muslimah tersebut meminta bertukar bangku dengan pramugari lantaran merasa tidak nyaman dengan penumpang lain.
Hakima Abdulle, muslimah dari Maryland diusir tanpa penjelasakan. Saat itu, dia akan terbang dari Chicago menuju Seattle.
Abdulle mengatakan dia ingin menukar bangku. Tetapi, dia malah diusir dari penerbangan.
Ini merupakan insiden kedua kalinya dalam sebulan yang terjadi pada maskapai yang sama. Sebelumnya, seorang pria Irak diusir dari penerbangan setelah penumpang lain mendengar pria tersebut berbicara menggunakan bahasa Arab.
Pejabat Dewan Hubungan Amerika-Islam Zainab Chaudry mengatakan Abdulle telah berada di dalam pesawat saat seorang pramugari memberitahu dia tidak boleh terbang.
Kepolisian Bandara kemudian mengawal Abdulle ke loket tiket. Dia terpaksa harus menunggu beberapa jam untuk penerbangan berikutnya.
Chaudry mengatakan Abdulle yang sedikit berbicara dalam Bahasa Inggris mengaku sangat tertekan dan menangis. " Dia menderita tekanan ekstrim dan kecemasan akibat kejadian ini," kata Chaudry.
Sumber: arabnews.com
Advertisement
Seluruh Sektor Kompak Menguat, IHSG Tancap Gas di Penutupan Sesi I

Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Perusahaan Milik Orang Terkaya Indonesia Bakal Rekrut 1.000 Pegawai Baru

Sempat Terpeleset 20 Menit, IHSG Bergerak Menguat di Paruh Pertama Perdagangan

Sosok 2 Orang Terkaya Indonesia yang Masuk Wantimpres Presiden Prabowo


5 Cara Membantu Tubuh Mengeluarkan Mikroplastik, Bisa Dimulai dari Konsumsi Makanan Bergizi

Alkimia: Ilmu Kuno yang Dipelajari Berabad-Abad, Adakah Hubungannya dengan Kimia Modern?

Teh Panas atau Es, Mana yang Lebih Banyak Mengandung Antioksidan?

Benarkah Uang Bisa Membeli Kebahagiaan? Studi Ungkap Jawabannya Tak Sesederhana Itu


Bahlil Lahadalia: Dulu Sopir Angkot, Kini Setir Dua Pos Menteri
