Seminar Internasional Pembelaan Tanah Suci Islam (Foto: Ilman/ Dream)
Dream - Indonesia saat ini tengah menggelar Seminar Internasional Pembelaan Tanah Suci Islam di Hotel Grand Cempaka, Jakarta. Pesertanya terdiri dari para ulama dan dai se-Asia Tenggara, Afrika dan Eropa.
Ketua Rabithah Ulama dan Dai Asia Tenggara, Zaitun Rasmin menjelaskan, tujuan dari seminar ini untuk menyerukan kepada pemimpin dan ulama negara Islam agar bersatu untuk sama-sama membela Baitul Maqdis. Keberadaan Tanah Suci bagi siapapun tidak bisa dipisahkan dari akidah dan ibadah umatnya.
" Demikianlah keberadaan kota Mekkah, Madinah dan Baitul Maqdis tidak bisa dipisahkan dari aqidah dan ibadah kaum mulisimin," ujar Zaitun di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Jumat 6 Juli 2018.
Menurutnya, kaum muslimin tidak boleh lupa dengan kondisi kota suci di Baitul Maqdis yang sudah lebih dari 70 tahun dalam jajahan negara Zionis, Israel. Kota suci seharusnya berada dalam penguasaan, pemeliharaan dan penjagaan umat Islam. Tak ada yang boleh mengambil alihnya.
Meski demikian, Zaitun mengakui umat Islam di seluruh dunia belum bisa bersatu karena sibuk mengurusi konflik di negaranya masing-masing. Menurutnya isu mengacaukan perdamaian Mekkah dan Madinah didengungkan oleh negara tertentu.
" Isu dan gagasan seperti itu tentu sangat berbahaya bagi negara pelayan dua kota suci khususnya dan bagi umat Islam di seluruh dunia pada umumnya," ucap dia.
Advertisement

Cara Mendidik Anak agar Menjadi Pekerja Keras dan Tidak Mudah Menyerah

Benarkah Setiap Kopi Hitam Memiliki Kandungan Kafein Berbeda-beda? Ini Alasannya

Suku Vandal dari Eropa dan Asal-Usul Kata “Vandalisme” untuk Mengartikan Kekerasan

Lebih Baik Menggunakan Pakaian Longgar atau Ketat Saat Berolahraga?

Enrique Maluku: Pelaut yang Disebut sebagai Pengeliling Dunia Pertama, tetapi Kurang Dikenal

Cara Agar Anak Tidak Tumbuh Menjadi Pribadi yang Manja dan Menyebalkan

Cara Menghindari Kelelahan Mengambil Keputusan yang Kita Lakukan