Kapolres Karawang AKBP Hendy Menggendong Jenazah Bayi Calista (Foto: Instagram/@humasreskrw)
Dream - Usai menjalani perawatan intensif sejak 10 Maret 2018, bayi Calista meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah Karawang, Jawa Barat pada Minggu, 25 Maret 2018 pukul 9.56 WIB. Calista meninggal karena dugaan penganiayaan sang ibu, Sinta.
Sinta diduga meluapkan kekesalannya terhadap sang kekasih kepada Calista. Tetapi, Sang pacar juga disebut Sinta beberapa kali menganiaya Calista. Ibu kandung sang bayi kini ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Karawang.
Mendengar kabar bayi 15 bulan itu meninggal, Kapolres Karawang AKBP Hendy F Kurniawan berinisiatif mengantar jenazah dari RSUD Karawang ke rumah duka.
" Tadi kami antar jenazah sekitar pukul 10.30 wib. Kami antar dengan gunakan kendaraan dinas dari RSUD Karawang ke rumah duka di jalan Jatirasa Barat, Kelurahan Karangpawitan," kata Hendy, dikutip Dream dari Instagram Humas Polres Karawang, @humasreskrw, Senin, 26 Maret 2018.
Hendy memahami kondisi Sinta yang mengalami permasalahan kompleks. Dari mulai rumah tangga hingga tekanan ekonomi yang dihadapinya. Berbagai tekanan itulah yang diduga menjadi emosi Sinta tak terkendali.
" Bisa dibayangkan, dengan kondisi ekonomi yang tidak menentu, kehilangan anaknya dan harus menjalani proses hukum sampai meringkuk dibalik jeruji. Saya berpikir hal itu tidak akan menyelesaikan akar masalah dalam kehidupan keluarga Ibu Sinta," ucap Hendy.

Untuk itu, bersama Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana akan mempertimbangkan penundaan kasus ini. Upaya ini, kata Hendy, sebagai langkah terobosan hukum.
" Saya ingin membuat terobosan hukum, kita selesaikan akar masalah Ibu Sinta sehingga yang bersangkutan bisa kembali melanjutkan kehidupan dengan satu putri yang telah berumur 6 tahun," ucap Hendy.
Hendy mengimbau masyarakat agar peduli dengan lingkungannya. Dia berharap masyarakat dapat saling membantu sehingga permasalahan seperti yang dialami Calista tak terulang.
" Saya ingin mengajak masyarakat peduli terhadap lingkungannya, mau saling membantu sehingga permasalahan seperti Calista tidak lagi terjadi di Karawang," kata Hendy. (ism)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global