Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Petani Atraksi Telan Ular (The Sun)
Dream - Jangan pernah bermain-main dengan ular, terutama dari jenis yang berbisa. Bila tidak punya keahlian menakhlukkan ular, lebih baik tidak bermain-main dengan binatang melata itu, sebab bisa berakhir tragis.
Simaklah kisah petani 55 tahun asal Rusia berikut ini. Dia mengalami nasib nahas setelah memamerkan atraksi dengan ular berbisa di hadapan teman-temannya di ladang semangka di kawasan Astrakhan, Rusia.
Pria itu unjuk kebolehan dengan memasukkan ular ke dalam mulutnya sebanyak tiga kali. Upaya pertama dan ke dua tidak terjadi apa-apa. Namun pada percobaan ke tiga, pria itu memasukkan ular itu jauh ke dalam kerongkongannya.
Pada percobaan ke tiga itulah peristiwa nahas terjadi. Ular itu menggigit lidahnya. Ular viper ini memang berbisa, namun tidak cukup mematikan untuk manusia.
Setelah digigit ular, petani yang tak disebutkan identiasnya itu dirawat di rumah sakit. Lidah dan tenggorokannya membengkak. Lidahnya hampir tidak muat di mulutnya.
Napasnya juga terengah-engah Upaya dokter di rumah sakit distrik Kharabalinskiy gagal menyelamatkannya.
Aksi menelan ular adalah trik populer di kalangan penduduk setempat. Laman berita Punkt-A mengonfirmasi bahwa ular yang dipakai atraksi oleh petani itu adalah viper stepa yang ditemukan di antara batang semangka yang dipetik.
" Viper stepa beracun, tetapi hanya serangga yang benar-benar takut," kata laporan itu.
" Bagi manusia, racunnya tidak berbahaya," tambah laporan tersebut.
Laporan menyebut petani paruh baya itu meninggal karena reaksi alergi yang mirip dengan sengatan tawon, sehingga masyarakat setempat diimbau tidak melakukan atraksi menelan ular.
" Anda seharusnya tidak mencoba menelan ular atau melakukan eksperimen lain jika Anda tidak yakin bahwa aksi itu mungkin berakhir dengan cara yang tidak menguntungkan bagi Anda," demikian laporan tersebut. (The Sun)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya