Ilustrasi (Foto: Wittyfeed.com)
Dream - Terkadang, pertanyaan yang paling sederhana justru sulit dijawab. Salah satunya pertanyaan, 'Mengapa langit pada malam hari itu tampak gelap?'
Banyak orang menganggap sepele pertanyaan itu. Jawaban untuk pertanyaan tersebut sekilas tampak jelas di depan mata, yaitu karena matahari terbenam.
Namun berdasarkan pengetahuan yang kita miliki, jika alam semesta ini tak terbatas, dan dipenuhi dengan miliaran bintang yang bersinar terang, bukankah malam hari itu seharusnya sama terangnya seperti pada siang hari?
Kontradiksi inilah yang dikenal sebagai paradoks langit gelap, dunia akademis menyebutnya Paradoks Olber.
Paradoks tersebut dikemukakan oleh seorang dokter dan astronom Jerman bernama Heinrich Olbers pada 200 tahun yang lalu.
© Dream
Namun apa yang diungkapkan Olbers saat itu tidak mendapat perhatian luas. Sehingga langit malam yang gelap tetap menjadi misteri.
Meski tak mendapat tanggapan, Olbers tetap melakukan penelitiannya sendiri dan menemukan jawaban untuk paradoksnya itu.
Dia mengatakan bahwa awan hidrogen yang terletak di antara kita dan bintang-bintang adalah alasan mengapa cahaya dari miliaran bintang tidak mampu mencapai Bumi.
Bahkan, kita tidak bisa melihat sebagian besar bintang di langit karena awan hidrogen ini.
Kita hanya bisa melihat bagian kecil dari miliaran bintang-bintang yang ada di atas sana.
Dan teori Olbers pun akhirnya terbukti setelah 200 tahun setelah ahli astronomi mampu melihat awan hidrogen menggunakan teknologi maju.
(Sumber: wittyfeed.com)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global