Ilustrasi Aplikasi Artificial Intelligence Pada Mobil (Foto: Shutterstock)
Dream - Uni Emirates Arab (UEA) saat ini sedang mengalami perombakan kabinet. Dalam perombakan kabinet itu, Perdana Menteri dan Wakil Presiden UEA Mohammed bin Rashid Al Maktoum membuat kementerian baru.
Kementerian yang khusus mengurusi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Mungkin ini yang pertama di dunia.
Untuk mengisi jabatan Menteri Negara untuk Kecerdasan Buatan, Rashid menunjuk Omar bin Sultan al-Olama, 27 tahun.
" Kami ingin UEA menjadi negara yang paling siap di dunia untuk kecerdasan buatan," kata Sheikh Mohammed, kepada laman Al Arabiya, diakses Dream, Selasa, 25 Oktober 2017.
Penunjukkan Al Olama didasari atas alasan yang kuat. Meski usianya muda, Al Olama telah menjadi Wakil Direktur Departeman Masa Depan. Al Olama juga telah menjadi anggota Komite Eksekutif World Government Summit sejak 2014.
WhatsOn Dubai melaporkan, Al Olama merupakan lulusan Universitas Amerika di Dubai.

Pengumuman kementerian futuristik itu dibuat sebagai fondasi rencana jangka panjang UEA untuk teknologi bernama UEA Centennial 2071. Proyek jangka panjang berusaha menjadikan UEA sebagai basis penjualan AI dunia.
" Gelombang baru setelah Smart Government ialah percepatan semua layanan di berbagai sektor dan infrastruktur masa depan. Kami berusaha untuk mengadopsi semua alat dan metodologi yang terkait dengan kecerdasan buatan untuk mempercepat dan memastikan efisiensi yang lebih besar untuk layanan pemerintah di semua lini," ucap Rashid kepada The National.
UAE Artificial Intelligence Strategy aims to speed up government’s performance &create conducive creative environment with high productivity pic.twitter.com/keuhyB2Km9
— Dubai Media Office (@DXBMediaOffice)17 Oktober 2017
Kecerdasan buatan ini, kata Rashid, akan menghasilkan peluang baru bagi pendapatan dan perekonomian UEA.
Dikatakannya, pengembangan kecerdasan buatan akan menghasilkan pendapatan baru dan memberi peluang baru bagi perekonomian nasional.
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global