Advertisement
Penguatan ini mengikuti apresiasi rupiah terhadap dolar AS.
Sektor industri menjadi primadona.
Sektor ini paling terkoreksi.
Sektor industri dasar tergerus.
Aksi beli investor marak terjadi di sektor barang konsumsi dan manufaktur.
Ketika rupiah sedang berseri-seri, indeks syariah justru suram.
Pasar modal syariah tak terpengaruh dengan apresiasi dolar AS.
Indeks sektor barang konsumsi terkoreksi paling dalam.
Rupiah dan IHSG juga ikut keok.
Pelemahan rupiah tak pengaruhi investor pasar modal syariah untuk melantai.
Saham industri dan barang konsumsi mengalami koreksi paling dalam.
Dana asing kembali mengalir ke pasar modal Indonesia.
Saham properti dan industri jadi `anak emas`.
IHSG juga ikut menguat.
Indeks sektor industri terkoreksi paling tajam.
Dolar AS juga menekan rupiah.
Sektor industri aneka dan properti jadi primadona.
Tapi, rupiah justru menguat.
Review Timbangan Digital MODENA Smart Body Scale untuk Tracking Progress Diet selama Ramadan
Dukung UMKM sebagai Tulang Punggung Ekonomi Nasional, Polytron Luncurkan Program 'UMKM Naik Level bareng Polytron'
Ingin Rutin Ikut Turnamen Padel Jakarta Tapi Masih Main Sendiri? Prio Padel Club Bisa Jadi Jawabannya
Upgrade Gaya Hidup Digitalmu dengan eSIM XL PRIORITAS, Pilihan Premium Masa Kini
Ibadah Lancar, Komunikasi Aman: Tips Itinerary Umroh & Internet Hemat
Batas Waktu Bayar Zakat Fitrah, Jangan Sampai Terlewat! Ini Ketentuannya Sesuai Syariat
Viva Queen Rilis Dua Facial Foam Low pH Terbaru, Jaga Kulit Kencang dan Cerah!