6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Apa yang ingin dicari ketika membeli laptop? Kemampuan grafis dan prosesornya atau kecepatannya atau modelnya?
Pertanyaan itu hinggap di banyak orang. Tetapi, tidak bagi seniman internet asal China, Guo O Dong.
Dia menjual laptop keluaran Samsung 2008 dengan Windows XP SP3. Apa yang unik? Laptop yang juga menjadi karya seni berjudul The Persistence of Chaos ini berisi enam virus komputer berbahaya di dunia.
Enam malware tersebut diantaranya, ILOVEYOU, MyDoom, SoBig, WannaCry, DarkTequila, dan BlackEnergy.
Seandainya secara bersamaan menyerang, enam malware itu dapat menyebabkan kerugian sebesar US$95 miliar di seluruh dunia, selama dua dekade.
Meski berbahaya, Guo tetap menawarkan ke balai lelang dengan tawaran harga tinggi.
“ Perangkat lunak ini tampak sangat abstrak, hampir palsu dengan nama-nama mereka yang lucu dan menyeramkan, tetapi saya pikir mereka menekankan bahwa web dan IRL bukan ruang yang berbeda," kata Guo dilaporkan OddityCentral, Selasa, 29 Mei 2019.
Guo mengatakan, malware merupakan salah satu kenyataan dari internet. Dia menganggap, laptop itu merupakan `karya seni` yang dengan katalog sejarah teknologi.
Walau tentu saja memprovokasi, bahkan mengejutkan, menjual laptop yang terinfeksi enam virus komputer paling terkenal dalam sejarah manusia bukanlah hal paling bijaksana.
Untuk itu, perusahaan cybersecurity Cina ditugaskan untuk mengunci laptop Samsung NC10 ini agar tidak dapat terhubung ke internet atau perangkat lain.
Lelang untuk laptop yang terinfeksi berakhir hari ini, dan tawaran saat ini yaitu US$1,2 juta, atau Rp17,2 miliar.
Terlepas dari semua langkah-langkah keamanan yang diambil Guo O Dong untuk menghentikan enam virus agar tidak menyebar secara online, pembeli “ beruntung” masih perlu menandatangani perjanjian “ tidak memiliki niat untuk menyebarkan malware”.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
