5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Hadapi Tank-tank Rusia, Tentara Ukraina Andalkan Peluncur Roket Javelin.
Dream - Konflik Ukraina dengan Rusia belum berakhir. Masing-masing pihak yang berseteru terus mengeluarkan senjata-senjata modern mereka.
Jika sebelumnya Rusia datang membawa bom termobarik yang mematikan, Ukraina mengandalkan peluncur roket Javelin untuk menghadapi tank-tank Negeri Beruang Merah.
Tentara Ukraina menggunakan Javelin karena mereka menerapkan perang gerilya untuk melawan pasukan Rusia yang mengerahkan tank canggihnya.
Javelin yang memiliki nama lain FGM-148 ini merupakan peluncur roket portable buatan Amerika Serikat. Javelin efektif dalam menghancurkan tank-tank Rusia karena pengoperasiannya mudah dan cepat.

Peluncur roket ini memang didesain sebagai senjata anti-tank yang mematikan. Selain ringan, peluncur roket ini juga dapat dioperasikan oleh satu orang.
Senjata penghancur tank ini pertama kali diperkenalkan ke Angkatan Bersenjata Amerika pada tahun 1996 dan memiliki panjang 3.5 meter.
Karena menggunakan sistem inframerah sebagai pemandunya, roket yang diluncurkan dari Javelin dapat mencari dan menghancurkan target dengan tepat.
Jadi Javelin merupakan pilihan tepat untuk menghancurkan musuh dari jarak yang relatif aman. Bahkan pengguna tidak perlu membidik target lama-lama.
Begitu pelatuk ditekan, roket akan meluncur dan mencari target secara otomatis. Setelah itu penggunanya bisa langsung lari untuk bersembunyi di tempat yang aman.
Selain itu, hulu ledak Javelin yang disebut HEAT sangat ampuh dalam menghancurkan kendaraan lapis baja tingkat berat seperti tank.

Hal ini karena Javelin dirancang untuk meledakkan bagian atas kendaraan lapis baja yang secara umum merupakan bagian yang paling lemah.
Senjata peluncur roket portable ini telah banyak digunakan di berbagai pertempuran di seluruh dunia. Mulai dari Afghanistan, Irak, Suriah, Libya, hingga saat ini, Ukraina.
Peluncur roket anti-tank Javelin diproduksi oleh Raytheon/Lockheed Martin Javelin sejak tahun 1996 untuk menggantikan Advanced Anti-Tank Weapon System-Medium (AAWS-M) yang dianggap sudah usang.
Senjata anti-tank ini biasanya hadir dalam varian tunggal dengan cara dipanggul di pundak penggunanya.
Namun ada juga varian Javelin yang dipasang pada kendaraan lapis baja seperti tank dan kendaraan tempur lainnya.
Javelin merupakan yang pertama dan satu-satunya senjata anti-tank berbentuk peluncur roket portable di dunia.
Sumber: Interesting Engineering
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?