5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Foto: Ilustrasi/Shutterstock
Dream - Seteleh diresmikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada Jumat 30 Desember 2022, Masjid Al Jabbar di kawasan Gedebage, Bandung langsung menuai perhatian publik.
Bukan karena kehadiran gubernur yang karib disapa Kang Emil itu, namun masjid yang disebut terbesar di Jawa Barat ini jadi topik obrolan di media sosial karena banyak orang yang salah memanfaatkan fasilitasnya.
Dalam video yang diunggah akun TikTok @kelpshaakeee, terlihat beberapa anak bermain air dan berenang di halaman Masjid Raya Al Jabbar. Tak cuma itu saja, segelintir pengunjung juga tampak cuek membuang sampah sembarangan di sekitar masjid.
Tapi di balik semua itu, Sahabat Dream wajib tahu fakta-fakta di balik kehadiran ikon baru Jawa Barat ini.
Masjid ini merupakan yang terbesar di Jawa Barat dan memiliki banyak kelebihan dibanding masjid-masjid lainnya, salah satunya didesain ramah untuk para lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas.
" Di antaranya ada akses ramp dan dua lift yang memadai serta ruang wudhu dan toilet khusus difabel," ujar Ridwan Kamil, seusai peresmian Masjid Raya Al Jabbar di Bandung.
Mulai dari pintu masuk, banyak warga yang datang terkesima oleh bentuk dari masjid yang megah.
Akses pengunjung disabilitas
Fasilitas untuk lansia yang dihadirkan masjid ini seperti tersedianya kursi roda membuat warga penyandang disabilitas sangat antusias untuk datang ke Masjid Raya Al Jabbar.
Di sisi kanan dan kiri menuju pintu masjid disiapkan akses ramp bagi warga disabilitas, bahkan ada dua lift yang memadai untuk naik dan turun bagi pengguna kursi roda.
Selain itu, masjid ini bisa menjadi pusat edukasi karena terdapat perpustakaan yang nyaman dengan meja dan kursi tertata rapi, serta rak-rak buku yang dapat kamu nikmati sambil menunggu jam sholat.
Jika kamu ingin ke perpustakaannya, maka harus naik tangga dari kafetaria yang nampak modern dengan interior meja kayu minimalis.
Sementara itu, Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmaja dalam sambutan peresmian mengatakan akan banyak fasilitas pendukung yang menyempurnakan keberadaan Masjid Raya Al Jabbar seperti Museum Sejarah Islam serta taman tematik 25 nabi.
Ia juga berharap setelah semua fasilitas telah lengkap, maka akan semakin menarik dan meningkatkan pengunjung untuk datang ke Masjid Raya Al Jabbar.
Sumber: Liputan6.com
Laporan: Rena Safira
Dream - Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI), Komjen Pol (Purn) Syafruddin Kambo mengapreasi sikap persatuan dan kesatuan umat Islam di Amerika Serikat. Apresiasi diberikan dalam kunjungan DMI ke Masjid Al-Hikmah Indonesia Muslim Community di Queens, New York, Amerika Serikat pada Rabu, 24 Agustus 2022. .
“ Luar biasa persatuan dan kebersamaan umat Islam yang ada di Amerika Serikat. Terutama untuk menegakkan syiar Islam yg rahmatan lilalamin,” ujar Syafruddin yang juga mantan Wakapolri itu.
Bercanda Bawa Bom, Wanita Asal Indonesia Ditangkap Petugas Bandara Malaysia
Dalam pertemuan tersebut, Syafruddin menitipkan pesan “ Peace Message from the Indonesian Mosques to the World” kepada pengurus masjid Al-Hikmah yang sudah berdiri sejak 1995 itu.
Berada di negara minoritas muslim, Mantan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Indonesia 2018-2019 menekankan pentingnya persatuan dan solidaritas antarumat beragama.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan DMI disambut Imam Masjid Muhammad Syamsi Ali dan para jemaah serta ibu-ibu majelis taklim. Tak hanya silaturahmi, rombongan juga sempat merasakan pengalaman menunanikan sholat di masjid bersejarah tersebut.
Syamsi adalah putra Indonesia yang sempat didapuk menjadi Imam di Islamic Cultural Center (Masjid Raya) New York, Amerika Serikat pada 2001 hingga 2011.
Menag Turunkan Tim Selidiki Dugaan Aliran Sesat Bab Kesucian di Gowa Sulsel

© © Istimewa
Syamsi Ali mengungkap, di negeri Paman Sam itu dia menemukan jalan sebagai pemimpin yang mengajarkan nilai toleransi. Dia juga aktif dalam kegiatan dakwah Islam dan komunikasi antar agama di Amerika Serikat, terutama pantai timur.
Jemaah masjid Al-Hikmah datang dari berbagai negara. seperti Komunitas Muslim Asia dan Timur Tengah yang bermukim di New York dan Queens yang sering berkunjung.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?