(Foto: Yora Anastasha)
Dream - Pokemon buat dunia gempar. Tokoh kartun yang akrab di era 90-an ini kembali hadir dengan permainan menangkap seluruh tokoh Pokemon. Ada Pikachu, Jigglypuff, dan lainnya di Pokemon Go.
Permainan tersebut mengharuskan pemain untuk menangkap Pokemon di sepanjang jalan yang sudah disamakan sesuai Global Positioning System (GPS).
Namun antusias para pemain termasuk di Indonesia rupanya memberikan beberapa efek yang kurang baik. Saking serunya mencari Pokemon, mereka tak sadar dengan apa yang sedang mereka lakukan seperti sambil menyetir.
Sampai-sampai larangan bermain Pokemon Go sambil menyetir pun keluar dari Departemen Transportasi Washington lewat akun Twitter pada Senin, 11 Juli 2016 kemarin.
Yora Anastasha, blogger hijab ini pun menyayangkan ulah para pemain Pokemon Go karena dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.
" Kalau nyetir, jangan sambil menelepon, sms apalagi main game. Ingat, keluargamu selalu menanti kamu di rumah," tegasnya lewat Yoraanastasha.net.
Simak cerita lengkap Yora soal Pokemon Go di sini.
Kirimkan blog atau website kamu ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin di-publish
2. Sertakan link blog/web
3. Foto dengan ukuran high-res (tidak blur)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global