Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pria Digigit King Cobra (Foto: Https://vietnamtimes.org.vn/)
Dream - Nasib nahas dialami pria asal Provinsi Tay Ninh, wilayah berjarak 90 kilometer barat laut Ho Chi Minh, Vietnam. Tangan pria 38 tahun itu digigit king cobra seberat 4,6 kilogram.
Menurut laman Tuoi Tre News, peristiwa itu terjadi pada Rabu pekan lalu. King cobra yang menggigit tangan pria tersebut, tak mau lepas.
Sehingga, pria itu dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi masih digigit king cobra. Binatang melata itu bahkan kuat-kuat membelit lengan pria itu.
Menurut keluarganya, pada Rabu itu, pria berinisial T dan anak lelakinya melihat ular raksasa di kebun mereka sekitar pukul tujuh pagi waktu setempat.
T berusaha menangkap king cobra tersebut. Namun, upaya itu berujung nasib nahas. Tangan kanannya digigit ular berbisa tersebut, meski bisa memegang kepala si melata.
Di tengah gigitan dan belitan itu, keluarga mengikat lengan T dengan maksud agar bisa king cobra tersebut tidak menyebar ke seluruh tubuh. T kemudian dilarikan ke rumah sakit di Tay Ninh.
Meski digigit ular sangat beracun, T masih sadar dan terus memegangi ular yang sedang membelitnya.
Dokter di rumah sakit kemudian berhasil melepaskan ular sepanjang 2,5 meter tersebut dari tangan T. Dokter juga membalut luka T dan memberinya obat.
Namun, T mengalami sianosis dan kesulitan bernapas setelah 30 menit kemudian. Sehingga, T dipindah ke ventilator dan dibawa ke Rumah Sakit Cho Ray di Ho Chi Minh City.
Nguyen Ngoc Sang, seorang dokter di Cho Ray, mengatakan, T dibawa ke rumah sakit pada sore hari di hari yang sama. T menderita kelumpuhan, pupil membesar, dan kehilangan refleks.
T dirawat dengan sepuluh botol antiserum bisa ular dan akhirnya bisa menggerakkan lengan, kaki, dan matanya.
" Meski T. tidak lagi kritis, namun kondisi kardiovaskularnya tetap harus dipantau karena gigitan king cobra juga dapat membahayakan jantung korban," kata Sang.
Gigitan ular kobra dapat menyebabkan kematian jika tidak segera ditangani karena dapat menyebabkan kelumpuhan pada ekstremitas dan otot pernapasan, yang menyebabkan kematian akibat sesak napas, serta merusak otot jantung, yang mengakibatkan gagal jantung akut, menurut dokter.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya