Foto: Ilustration Of Laughing/onkaparingacity.com
Dream - Salah satu obat mujarab di kala sedih dan penat melanda adalah tertawa, membayangkan atau melihat sesuatu yang jenaka. Saat tertawa beban dan segala kesedihan seketika hilang sehingga pikiran kembali fresh.
Rasulullah Muhammad SAW dan para sahabat juga melakukan candaan agar suasana lebih akrab dan menyenangkan.
Tapi sayang banyak yang menyalahartikan humor dengan ejekan kepada orang lain. Sama halnya dengan yang sering terjadi di lingkungan sekitar kita.

Sekelompok orang sedang tertawa (Medicalnewstoday.com)
Tak sedikit yang merasa tersinggung bahkan sakit hati dengan candaan-candaan yang terlewat batas.
Lalu bagaimana humor yang baik menurut Agama Islam?
Kelimanya punya maksud dan penjelasan lengkap yang bisa Sahabat Dream pelajari di sini.
Yuk simak!
Kirimkan cerita inspiratif ala kamu ke komunitas.dream@kly.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin di-publish
2. Sertakan link blog/web
3. Foto dengan ukuran high-res (tidak blur)
Advertisement

Membaca Buku Sebelum Tidur Ternyata Bisa Membantu Tidur Lebih Nyenyak, Ini Alasannya


Bisakah Kesehatan Kulit Kepala Memprediksi Proses Penuaan Tubuh Secara Keseluruhan?


Benarkah Menambahkan Susu ke Teh Bisa Mengurangi Kandungan Antioksidan di Dalamnya?

Mengapa Jeruk Memiliki Banyak Varian dengan Cara Konsumsi yang Berbeda?

Cara Sukses di Tempat Kerja sebagai Introvert Tanpa Harus Berubah Menjadi Ekstrovert