Berbohong untuk Menggombali Pasangan, Bagaimana Hukumnya?

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 14 Maret 2019 20:01
Berbohong untuk Menggombali Pasangan, Bagaimana Hukumnya?
Rayuan gombal mungkin bisa jadi cara ampuh meredam amarah.

Dream - Hubungan rumah tangga tidak selamanya rukun. Ada saja masalah yang membuat interaksi antara suami istri terasa tidak nyaman.

Jangankan yang besar, hal kecil saja bisa jadi masalah. Istri maupun suami bisa marah ke pasangannya hanya karena persoalan sepele.

Sebagian orang punya cara untuk menyelesaikan masalah itu. Ada yang memakai trik berbohong dengan tujuan menggoda pasangan agar tidak marah.

Misalnya, seorang suami berusaha membuat istrinya berhenti marah. Dia membujuk istrinya dengan rayuan semacam ini.

" Jangan marah dong, soalnya kopiku jadi pahit kalau kamu marah."

Tentu kalimat ini adalah bohong. Tidak ada ceritanya emosi seseorang bisa membuat rasa kopi dari manis menjadi pahit.

Lantas, apakah bohong seperti ini dilarang dalam Islam?

1 dari 1 halaman

Ternyata, Ini Hukumnya

Dikutip dari Islami.co, berbohong adalah perbuatan yang dilarang dalam Islam. Tetapi, tidak semua kebohongan haram, apalagi jika berkaitan dengan hubungan suami istri.

Dalam kitab Arbain An Nawawi, Imam An Nawawi mengutip hadis riwayat Imam Muslidam dari Ummi Kaltsum. Hadis tersebut menjelaskan tentang kebohongan yang dibolehkan.

Ummu Katsum berkata, " Aku tidak pernah mendengar Rasul SAW memberi keringanan bagi ucapan (bohong) yang telah diucapkan oleh manusia kecuali dalam tiga hal, yaitu, ketika perang, ketika dalam proses mendamaikan antara sesama manusia, serta perkataan (gombalan) suami kepada istrinya, atau istri kepada suaminya."

Hadis ini menjelaskan bohong dengan tujuan gombalan untuk menggoda pasangan tidaklah dilarang. Malah bisa membuat hubungan suami istri semakin langgeng.

Tetapi, jika kebohongan mengandung hal yang bisa menyakiti pasangan, tentu hal itu tetap terlarang. Misalnya, berbohong kepada istri untuk menutupi fakta nikah lagi dan sebagainya.

Sumber: Islami.co

Beri Komentar