Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
(Foto: Mynewshub.cc)
Dia dikurung dan disika selama 10 tahun di sebuah ruang bawah tanah.
Dream - Polisi Italia menyelamatkan seorang wanita Rumania yang hidup dalam penderitaan karena dikurung dan disika selama sepuluh tahun di sebuah ruang bawah tanah di Gizzeria, Italia bagian.
Menurut laporan kantor berita La Repubblica, wanita yang tidak disebutkan namanya itu dikatakan tiba di Italia ketika berusia 19 tahun untuk bekerja menjaga seorang lansia.
Sejak kematian lansia yang dijaganya, anak lelaki si majikan mulai menyiksanya. Mengurungnya di beberapa apartemen sebelum akhirnya dibawa ke ruang bawah tanah.
Menurut polisi, perempuan itu dirantai di ranjangnya dan diperkosa berkali-kali oleh pelaku yang kini berusia 50 tahun. Si perempuan pun hamil dan mempunyai dua anak yang kini berusia tiga dan sembilan tahun.
Pelaku pun turut memaksa anak lelaki yang berusia 9 tahun untuk ikut menyiksa perempuan tersebut.
© Dream
Aksi kejam si pelaku ini terungkap setelah polisi melihat seorang anak lelaki yang diantar ke sekolah dalam keadaan sangat tidak terurus. Sampai akhirnya polisi menggeledah rumah si pelaku.
Gambar yang dibagikan polisi di media sosial menunjukkan keadaan ruang bawah tanah tempat si perempuan dikurung. Ruangan itu dipenuhi sampah hingga sisa-sisa makanan yang sudah berulat.
Selain itu, tempat tidur korban juga hanya dibuat dari kardus bekas dan sebuah tong sampah dijadikan tempat membuang air.
Korban disiksa setiap hari dengan pukulan hingga jeratan tali pancing. "Pelaku didakwa atas kejahatan penganiayaan, perbudakan manusia dan kejahatan seksual," kata polisi.