Ilustrasi Bumi Datar (Shutterstock.com)
Dream - Bagi banyak orang, paham bumi datar memang terdengar konyol. Tapi, ada saja orang yang meyakini bahkan menjadi pembela paham tersebut.
Seorang pria, dikenali dengan TrungusMcTungus menceritakan kisah temannya yang insyaf dari paham bumi datar. Ini terjadi setelah pria tersebut bergabung dengan Angkatan Laut Amerika Serikat (NAVY)
" Saya memiliki seorang kenalan yang saya temui di Angkatan Laut, yang bergabung secara khusus sehingga dia dapat melihat bahwa bumi itu datar ketika di laut," demikian tulis TrungusMcTungus
Pria itu, kata TrungusMcTungu, akan memetakan lokasi kapal, kecepatan, arah, dan lain-lain beberapa kali sehari. Sehingga dia bisa membuat peta jalur.
" Akhirnya dia menyadari bahwa jalur kapal tidak mungkin bisa ditempuh jika bumi datar, berdasarkan jarak yang ditempuh ditambah kecepatan mereka," tulis dia.
Pria itu sebenarnya sudah paham bahwa bumi sebenarnya bulat namun sebelum dia meyakini pandangan para ilmuwan berabad-abad lalu, dan mencari tahu sendiri, pelaut seniornya menunjukkan lengkungan dengan memberinya teropong. Juga menjelaskan padanya jika bumi itu datar, dia harus bisa melihat daratan yang dipijak.
Dia tidak bisa melihat apa pun dari cakrawala. Setelah itu, barulah dia yakin bumi berbentuk bulat.
Orang lain yang bahkan tidak bergabung menjadi anggota AL untuk membuktikan keyakinannya telah mendapat temuan yang sama dengan menonton video di internet.
“ Saya melihat eksperimen dengan teleskop di mana helikopter terbang ke ujung lautan lalu seketika hilang perlahan turun ke cakrawala," tulis dia.
Untuk banyak kasus, kepercayaan mereka menjadi terpinggirkan saat tidak sesuai dengan pengalaman dialami sendiri atau kenyataan yang didapat. Orang yang awalnya percaya bumi itu datar, melihat beberapa kenyataan yang sebenarnya tidak sesuai sehingga mengubah kepercayaan mereka, dikutip dari iflscience.com.
Laporan: Josephine Widya
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global