Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Desain Ruang Sempit (Foto: Decoist)
Dream - Membuat ruang-ruang sempit di rumah menjadi nyaman jadi kunci dalam mendekorasi interior. Bagi Anda yang memiliki ruang sempit di rumah, sebenarnya ada siasat khusus yang bisa diaplikasikan agar ruangan terkesan luas.
Sebelum mendekorasi dan membeli furnitur, ketahui trik-trik berikut. Anda bisa menyulap ruang sempit di rumah jadi tampak luas.
Dekorasi cermin
Desainer interior sering menempatkan cermin berukuran besar di area sempit. Hal ini untuk "menipu" mata, agar ruangan tampak lebih luas. Letakkan cermin di area tengah ruangan, yang merupakan titik utama penglihatan.
Cermin juga berfungsi untuk merefleksikan cahaya, tempatkan saja di bawah cahaya lampu. Jika memungkinkan, letakkan cermin di seberang jendela untuk membiaskan cahaya ke segala sudut dan membuat ilusi adanya jendela lain.

Permainan fokus mata
Tiap ruangan pasti memiliki dimensi vertikal serta horizontal. Jika ruangan memiliki langit-langit yang tinggi, tempatkan fokus mata pada bagian atas. Bisa dengan memasang lampu berdesain menarik.
Ide lain adalah mengisi ruang vertikal dengan dengan karya seni seperti lukisan atau pahatan unik. Pilih yang berukuran sedang. Teknik ini akan membuat ruangan terasa lebih besar karena mengundang mata untuk menjelajah.
Cat warna netral
Salah satu trik yang cukup populer untuk menyiasati ruang sempit adalah dengan memiliki warna netral untuk tembok, lantai, dan furnitur. Tone warna putih, creme, beige, abu-abu muda akan membuat ruangan terasa segar dan luas.
Pilih furnitur berukuran mungil dan berbahan ringan
Dalam memilih furnitur, selalu sesuaikan dengan ukuran ruangan dan padu padan warna. Pilih juga yang terbuat dari bahan ringan dan tak memakan tempat. Tak perlu banyak detail, hal yang terpenting adalah sisi fungsionalnya bisa maksimal.

(Sah/Sumber: Houzz)
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


6 Tips agar Perjalanan dengan Bayi Lebih Nyaman dan Minim Drama

Pembalut dan Buku Kena Pajak, Barang Apa Lagi yang Tanpa Sadar Dipajaki?

Kebiasaan Ngemil Setelah Makan Malam Dikaitkan dengan Risiko Penyakit Hati hingga 30 Persen

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?

JKT48 dan Bernadya Tampil di AXIS Nation Cup 2026, Bikin Grand Final Makin Meriah!

Kadar Oksigen di Laut, Sungai, dan Danau Terus Menurun, Ilmuwan Peringatkan Ancaman bagi Kehidupan

Bagaimana Harga Emas Ditentukan? Apakah Harganya Sama di Seluruh Dunia?