Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Rajendra Suryomahira Yamin Bercerita Tentang Kisahnya Saat Bangkrut. (Foto: Akun Instagram @rajenyamin)
Dream – Nasihat harta dan jabatan hanyalah titipan Sang Kuasa hendaklah selalu dipegang jika kamu saat ini sedang berada dalam kenyamanan. Saat semua kemewahan itu ditarik, semua orang akan kembali hidup sebagai manusia yang tak membawa apa-apa kedua dunia.
Perjalanan hidup itulah yang pernah dialami Rajendra Suryomahira Yamin. Pernah hidup bergelimang harta, kini Rajen, sapaan Rajendra, dan keluarganya harus menjalani hidup yang lebih sederhana.
“ Jadi, di sini ini ada Rajen. Dia ini dulu sempat merasakan hidup yang enak cuma sekarang lagi tersandung,” ujar presenter Youtube Jakarta Uncensored, dikutip dari Merdeka.com, Senin 28 Juni 2021.
Rajen berkisah kejadian ini berlangsung setelah pulang dari Australia setelah menyelesaikan masa kuliahnya. Rumah mewah miliknya disita dan dia mendapatkan banyak pesan dukungan dari sahabat-sahabat dekat.
Penyitaan itu membuat semua barang di dalam rumah harus dipindahkan. Kala itu, jalanan depan rumahnya yang banyak terparkir mobil juga diangkut. Butuh ratusan orang untuk menyita berbagai barang di kediamannya.
“ Jadi bokap gue cuma bilang kalau besok mau ada orang ke rumah. Maksud dia adalah rumah diambil semua barangnya. Intinya satu rumah itu, furniture segala macam mesti dipindahkan karena rumah harus dikosongkan,” kata dia.
Kini, perjalanan hidupnya dilanjutkan dengan cara yang berbeda. Keinginannya tak terwujud dengan mudah seperti kehidupan pada masa lalu. Untuk mendapatkan kendaraan pribadi, Rajen harus berpikir ulang.
“ Gue pengen Brio kuning. Gue tanya yang sebulan Rp1-2 juta, yang penting ada mobil lah seengaknya nganter cewek gue gampang gitu,” kata dia.
Untuk kebutuhan sehari-hari, Rajen harus berhemat. Urusan makan kini lebih sederhana.
“ Gue makan jadi jauh lebih mikir sih. Sekarang gue sebisa mungkin gue buka kulkas, ada apa, udah makan saja yang ada,” kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya