Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Restoran Wolfgat (Foto: Instagram Wolfgat)
Dream - Mendengar predikat restoran terbaik di dunia, apa yang ada di benak Sahabat Dream? Mungkin sebagian besar akan membayangkan restoran dengan penataan mewah, berada di pusat kota atau menu makanan yang mahal.
Kenyataannya tak selalu demikian. Gelaran World Restaurant Awards baru berlangsung perdana di Paris, Prancis, pada Senin, 18 Februari 2019. Dalam acara penghargaan tersebut diambil sebuah keputusan yang membuat kaget banyak orang.
Restoran terbaik disematkan pada sebuah restoran kecil dengan desain sederhana di pesisir Western Cape, Afrika Selatan. Restoran bernama Wolfgat baru saja menyabet penghargaan restoran terbaik di dunia 2019.

(Foto: Instagram Wolfgat)
Dikutip dari Decanter, restoran ini hanya menawarkan 20 tempat duduk. Terletak di desa nelayan tertua di Afrika Selatan, Wolfgat menyajikan menu-menu makanan khas yang mengandalkan bahan makanan alami di sekitarnya dan berdasarkan musimnya.
Para juri mengatakan, restoran ini memberi timbal balik sangat positif pada lingkungan sekitar. Gaya makanan yang disajikan di Wolfgat dideskripsikan dengan kata sensasional, terinspirasi dari cuaca sekitar, memiliki pendekatan natural, serta minim intervensi dari terlalu banyak bumbu.

(Foto: Instagram Wolfgat)
World Restaurant Awards sendiri merupakan gagasan perusahaan internasional, IMG, bekerja sama dengan Joe Warwick dan Andrea Petrini untuk merayakan keberadaan restoran sebagai budaya dan semestinya dipertimbangkan setara dengan film, seni, dan musik.
Sementara, pemenang kategori Arrival of the Year jatuh pada restoran Inua, Tokyo, Jepang. Lalu restoran Vespertine, Los Angeles, Amerika mendapat penghargaan untuk kategori Atmosphere of the Year.
Untuk penghargaan Collaboration of the Year dibawa pulang Paradiso X Gortnanain, Cork, Irlandia. Dari sekian banyak kategori dan nama restoran, satu-satunya tempat makan asal Asia Tenggara yang dinobatkan jadi pemenang adalah Bo.Lan, Bangkok, Thailand, untuk kategori Tweezer-Free Kitchen.
Laporan: Asnida Riani/ Liputan6.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya