Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Bagaimana Caranya Agar CV Bisa Menarik Hati Pewawancara? (Foto: Shutterstock)
Dream – Ketika hendak melamar pekerjaan, satu tahapan yang pasti dilalui setiap pencari adalah membuat curriculum vitae (CV). Dkumen berisi data pribadi pelamar kerja ini merupakan gerbang pertama agar bisa memikat perusahaan impian.
CV akan memberi tahu calon perusahaan yang diincar mengenai data diri, keterampilan, pengalaman, dan latar belakang pendidikanmu. Dengan membuat CV dengan benar, tentu saja peluangmu dipanggil dan masuk daftar kandidat akan terbuka lebar.
Dengan kata lain, CV merupakan kesempatan pertama kamu untuk “menjual diri” kepada calon atasan perusahaan yang diimpikan.
Mengingat posisinya yang sangat penting, mempersiapkan dokumen CV tentu tak bisa dibuat sembarangan. Kamu harus memberikan kesan pertama yang terbaik.
Perlu diingat, usahakan CV yang kamu buat terlihat menonjol dan berbeda dari yang lain. Tinggalkan kesan tak terlupakan saat pencari kerja membaca CV kamu di 10 detik pertama.
Terdengar mudah dibaca namun sulit diterapkan memang. Namun bukan berarti tidak mungkin dilaksanakan.
Berikut ini adalah tiga tips agar bisa membuat CV yang kece, dikutip dari Liputan6.com, Kamis 31 Januari 2019.
Presentasikan dengan Jelas dan Perhatikan Bahasa
Pastikan CV kamu disajikan dengan baik, terstruktur, dan mudah dibaca. Kamu bisa membaginya menjadi beberapa bagian, seperti keterampilan utama, riwayat pekerjaan, pendidikan, pelatihan, dan minat.
Gunakanlah poin-poin dan kalimat yang pendek. Jangan lupakan ejaan dan tata bahasa yang digunakan. Usahakan CV tidak melebihi 3 lembar.
Perhatikan Bahasa yang Digunakan
Untuk membuat CV yang baik, gunakanlah bahasa yang profesional dan formal. Hindari jargon dan akronim yang sulit dipahami oleh beberapa orang.
Walaupun sudah banyak layanan jasa pembuatan CV, lebih baik kamu membuatnya sendiri. Tujuannya agar kamu bisa menyesuaikan jawaban yang tertera di CV.
Jangan segan meminta bantuan teman untuk memeriksanya. Kadang kita tak sadar telah melakukan kesalahan penulisan.
Sesuaikan CV dengan Perusahaan yang Akan Dilamar
Kebanyakan perusahaan akan melihat pengalaman kerja dan keterampilan yang dimiliki sudah sesuai dengan persyaratan pekerja di perusahaan tersebut atau tidak. Untuk itu, kamu harus punya pengalaman dan kemampuan yang relevan.
(Sumber: Liputan6.com/Ayu Lestari Wahyu Puranidhi)
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


Inggris dan Jepang Minta Warga Siapkan Stok Makanan untuk 3 Hari, Ada Apa?

Benarkah Oksigen di Bumi Bisa Habis? Ilmuwan Perkiraan Kapan Hal Itu Bisa Terjadi

Sering Disalahpahami, Ini Perbedaan Frugal Living dengan Hidup Pas-pasan

Beeru Stevia Diduga Berisi Pemanis Buatan, Apa Risikonya bagi Penderita Diabetes Jika Terkonsumsi?

Usia Berapa Otak Manusia Paling Tajam? Ternyata Bukan Saat Masih Muda

Sering Dikira Flu, Virus yang Disebarkan Nyamuk Ini Bisa Menyerang Otak dan Berakibat Fatal

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?