Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi Jalan Tol. (Foto: Tandaseru.id)
Ternyata belum berlaku untuk semua ruas jalan tol. Ruas mana saja?
Dream – Pemerintah akhirnya resmi menurunkan tarif per kilometer jalan tol. Dalam surat keputusannya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, menetapkan penurunan tarif tol sebesar Rp1.000 per kilometer.
Dikutip dari Liputan6.com, Jumat 27 April 2018, penurunan tarif ini juga diikuti perubahan kendaraan golongan kendaraan dari lima menjadi hanya tiga golongan.
Aturan ini sudah mulai diterapkan di ruas tol yang belum lama ini diresmikan, yaitu Tol Ngawi-Wilangan.
“Itu baru diimplementasikan di Tol Ngawi-Wilangan. Di situ golongannya masih 1 sampai 5. Tapi, untuk golongan 3-4 dan 4-5 itu harganya sama,” kata dia di Sumedang, Jawa Barat.
Nantinya, lanjut Basuki, kebijakan ini akan diberlakukan di 39 ruas tol lain.
Sayangnya, penurunan tarif tol belum akan diberlakukan di jalan tol dalam kota Jakarta.
Basuki masih menunggu keputusan dari Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati tentang pemberian insentif untuk penurunan tarif tol itu.
“Insentif pajak masih menunggu keputusan Bu Menkeu. Dia lagi ada di Washington. Tapi, yang penting, kan, tarifnya sudah Rp1.000,” kata dia.
(Sah,Sumber: Liputan6.com/Maulandy Rizky Bayu Kencana)