Stasiun BNI City Merupakan Branding BNI Di Stasiun Kereta Bandara. (Foto: Facebook/BNI)
Dream – Sejak beroperasi akhir Desember tahun lalu, Stasiun Sudirman Baru yang berganti nama menjadi Stasiun BNI City ramai dikunjungi penumpang Kereta Bandara Soekarno-Hatta. Tak sekadar berganti nama, stasiun BNI City juga digadang-gadang memiliki fasilitas cukup lengka.
Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan PT BNI, Catur Budi Harto di Stasiun BNI City, Senin, 8 Januari 2018 mengatakan keberadaan stasiun kereta bandara ini diharapkan bisa memperkuat citra BNI di benak masyarakat Indonesia.
“ BNI sebagai salah satu bank besar di Indonesia. Kami punya landmark juga dekat sini. Jadi wajarlah stasiun ini namanya BNI City,” kata Catur.
Catur menjelaskan, rebranding nama stasiun Sudirman tak lepas dari lokasi kantor pusat yang memang dekat dengan stasiun yang salah satunya melayani rute kereta Bandara. BNI saat ini juga sudah menjadi brand yang namanya tak asing di kalangan masyarakat.
Terkait nilai transaksi pembelian tiket kereta di stasiun yang sebetulnya sudah beroperasi sejak Desember 2017, Catur mengaku masih menghitungnya.
“ Sudah ada, tapi saya tidak bawa. Hari ini lebih ke pengenalan Stasiun BNI City saja supaya jadi awal perjalanan menuju bandara,” katanya.
![]()
Catur berharap kehadiran Stasiun BNI City akan membantu masyarakat yang membutuhkan layanan jasa keuangan.
Di stasiu BNI City ini, penumpang memang dimanjakan dengan sejumlah fasilitas lengkah khususnya untuk pelayanan jasa keuangan. Stasiun ini sudah dilengkapi money changer, ATM, dan pembukaan rekening bank secara digital.
“ Kami ingin mengoptimalkan kontribusi kami dalam pelayanannya,” kata dia.
BNI merupakan salah satu bank BUMN yang menyalurkan kredit sindikasi pembangunan fasilitas kereta bandara. Penggantian nama Stasiun Sudirman Baru menjadi Stasiun BNI City merupakan salah satu konsekuensi kerja sama antara BNI dengan PT Kereta Api Indonesia dan PT Railink.
(Sah)
Advertisement
AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Mengapa Kaki Kecil Pernah Dianggap Cantik di China? Sejarah Tradisi Ikat Kaki yang Menyakitkan