Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
AXA Mandiri Menggandeng Majelis Ulama Indonesia Untuk Meningkatkan Pemahaman Masyarakat Tentang Asuransi Syariah. (Foto: AXA Mandiri Financial Services)
Dream – Tingkat literasi asuransi syariah di Indonesa masih kecil. Angkanya berada di bawah 3 persen.
Dikutip dari keterangan tertulis AXA Mandiri yang diterima Dream, Selasa 9 Mei 2017, berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2016, indeks literasi asuransi syariah baru sebesar 2,51 persen. Artinya, dari 100 orang Indonesia, hanya 2-3 orang yang mengenal asuransi syariah.
Angka ini kalah jauh daripada angka indeks literasi keuangan terhadap asuransi, yaitu 15,75 persen. Padahal, potensi asuransi syariah di Indonesia masih terbuka lebar.
Per November 2016, kontribusi asuransi syariah tumbuh 15, 9 persen atau sebesar Rp10,9 triliun secara tahunan atau year-on-year (yoy). Aset industri syariah mencapai Rp32,5 triliun.
Melihat mininya indeks literasi asuransi syariah, PT AXA Mandiri Finacial Services (AXA Mandiri) menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pemahaman instrumen keuangan syariah yang satu ini.

Kedua pihak menandatangani kerja sama edukasi keuangan syariah “Satu Juta Umat Mandiri”. Penandatanganan ini dilakukan oleh Director of Alternative Channel AXA Mandiri, Henky Oktavianus, dan Ketua MUI, Ma’ruf Amin.
President Director AXA Mandiri, Jean Philippe Vandenschrick, menyambut baik kerja sama AXA Mandiri-MUI. Dengan memberikan pemahaman kepada para dai di MUI, Jean berharap pengetahuan asuransi syariah bisa disampaikan kepada jemaah.
“Setelah mendapatkan infromasi dari AXA Mandiri, para dai kemudian meneruskan pengetahuannya mengenai asuransi syariah tersebut kepada para jamaah di sela-sela dakwahnya,” kata dia di Jakarta.
Ma’ruf mengatakan MUI juga mendukung upaya AXA Mandiri untuk meningkatkan pemahaman umat Islam tentang asuransi syariah. Dia mengatakan ribuan dai di berbagai kota akan berpartisipasi langsung dalam menggalakkan literasi asuransi syariah.
“Melalui pemahaman yang utuh mengenai asuransi syariah, kami berharap umat Islam di berbagai pelosok negeri ini akan mendapatkan pilihan yang lebih baik untuk memenuhi kebutuhan asuransi mereka,” kata dia.
Di samping memperluas literasi tentang asuransi syariah, Henky mengatakan AXA MAndiri turut mengembangkan produk asuransi syariah yang sesuai dengan kebutuhan muslim di Indonesia. Dalam pemasarannya, perusahaan ini menggandeng PT Bank Syariah Mandiri (BSM).(Sah)
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya