Ilustrasi
Dream - Organisasi Kemasyarakat (Ormas) Islam Muhammadiyah mendengungkan semangat `jihad ekonomi`. Lewat pendirian sejumlah restoran, Muhammadiyah berharap mendapatkan dukungan sejumlah pengusaha.
Keputusan jihad ekonomi ini menjadi agenda utama Ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Saad Ibrahim yang baru terpilih untuk masa jabatan 2015-2019.
" Kami akan membentuk tim bidang usaha sebagai salah satu fokus kegiatan peningkatan perekonomian. Tim itu yang mengonsep dan menjadikan program kerja bidang usaha. Di Muhammadiyah banyak pengusaha yang bisa menggerakkan jihad ekonomi,” kata Saad mengutip laman muhammadiyah.or.id, Selasa, 17 November 2015.
Menurut Saad, pendirian restoran ini tak hanya di Surabaya, namun di beberapa daerah lain. Harapannya, warga Muhammadiyah yang sedang dalam perjalanan dapat singgah ke restoran tersebut.
Untuk mewujudkan program tersebut, PWM Jawa Timur berharap bisa segera mengonsolidasikan sejumlah program berbasis ekonomi dengan pengusaha-pengusaha Muhammadiyah.
Selain jihad ekonomi, kepengurusan baru PWM Jawa Timur juga akan fokus menangani masalah pendidikan dan kesehatan.
“ Semoga apa yang dilakukan ini bisa meningkatkan kesejahteraan kepada warga masyarakat,” kata Saad. (Ism)
Advertisement
Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Perusahaan Milik Orang Terkaya Indonesia Bakal Rekrut 1.000 Pegawai Baru

Sempat Terpeleset 20 Menit, IHSG Bergerak Menguat di Paruh Pertama Perdagangan

Sosok 2 Orang Terkaya Indonesia yang Masuk Wantimpres Presiden Prabowo

Sederet Alasan untuk Investasi Emas 'Hijau'


5 Cara Membantu Tubuh Mengeluarkan Mikroplastik, Bisa Dimulai dari Konsumsi Makanan Bergizi

Alkimia: Ilmu Kuno yang Dipelajari Berabad-Abad, Adakah Hubungannya dengan Kimia Modern?

Teh Panas atau Es, Mana yang Lebih Banyak Mengandung Antioksidan?

Benarkah Uang Bisa Membeli Kebahagiaan? Studi Ungkap Jawabannya Tak Sesederhana Itu

Berapa Lama Harus Bisa Plank Sesuai Usia? Ini Patokan untuk Usia 18 hingga 60 Tahun ke Atas

Pengeluaran Rp1,65 Juta, BPS Bongkar Uang WNI Menguap Kemana Saja

Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif