Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Jokowi Ingin Harga Daging Berada Di Bawah Angka Rp100 Ribu Per Kg. (Sumber: Merdeka.com)
Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan harga bahan pangan, termasuk daging sapi, turun selama Ramadan dan Idul Fitri 2016. Bahkan, Jokowi meminta bahan pangan bisa diturunkan.
"Saya ingin harga itu (harga daging sapi) betul-betul tidak kurang dan lebih di angka Rp80 ribu (per kg). Beras, karena ini juga pas panen raya, mestinya juga sama. Harganya juga bisa diturunkan," kata Jokowi di Istana Negara, dilansir dari situs Sekretariat Kabinet, Rabu 27 April 2016.
Jokowi meminta kepada para menteri ekonominya agar bisa membalikkan rutinitas yang terjadi setiap Ramadan, yaitu harga bahan pangan selalu naik. Dia menginginkan harga bahan pangan turun selama periode tersebut.
Sementara itu, Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, mantan walikota Solo ini menekankan para menteri ekonominya agar bisa menekan harga bahan pangan selama Ramadan.
"Sebagai contoh. Misalnya, daging sekarang harganya Rp120 ribu per kg. Presiden meminta untuk bisa diturunkan pada saat Ramadan dan Lebaran di bawah Rp80 ribu," kata Pramono di tempat yang sama.
Diperlukan upaya-upaya pemerintah untuk menurunkan harga. Lanjut Pramono, misalnya mempermudah perizinan di kementerian terkait. Bahkan, Jokowi pun mengancam akan mencopot menteri yang mempersulit dan memperlama izin yang bertujuan untuk menurunkan harga bahan pangan.
"Jadi, tidak boleh bermain-main dengan hal yang berkaitan dengan keterserdiaan (barang) untuk masyarakat, dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan dan Idul Fitri," kata dia.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menambahkan, ada juga komoditas pangan yang sering dikonsumsi di rumah tangga, yaitu cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan bawang putih. Harga bahan pangan ini disebut-sebut juga naik akhir-akhir ini.
"Itu diminta oleh Presiden untuk mulai dikendalikan dan dicarikan jalannya, apakah ini persoalan logistik, apakah ini persoalan pasokannya yang betul-betul kurang, itu harus dicari jalan untuk mengatasinya," kata Darmin. (Ism)
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


6 Tips agar Perjalanan dengan Bayi Lebih Nyaman dan Minim Drama

Pembalut dan Buku Kena Pajak, Barang Apa Lagi yang Tanpa Sadar Dipajaki?

Kebiasaan Ngemil Setelah Makan Malam Dikaitkan dengan Risiko Penyakit Hati hingga 30 Persen

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?

Usia Berapa Otak Manusia Paling Tajam? Ternyata Bukan Saat Masih Muda

Sering Dikira Flu, Virus yang Disebarkan Nyamuk Ini Bisa Menyerang Otak dan Berakibat Fatal

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?