Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Kaum Muda Di Tiongkok Memanfaatkan Wifi Gratis Saat Mereka Pulang Kampung (cctvnews.tumblr.com)
Dream - Kaum muda di Tiongkok yang sekolah atau bekerja di kota-kota besar sudah terbiasa menggunakan layanan wifi gratis. Layanan akses dunia maya ini mungkin sudah menjadi bagian dari hidup mereka.
Masalah baru muncul ketika mereka pulang ke desa tempat kelahirannya. Akses mereka ke dunia maya terputus lantaran tidak ada koneksi internet.
Tapi, ada sebuah inovasi yang dilakukan pemilik sebuah toko di desa Tonglezhai di pusat Provinsi Henan. Toko tersebut memasang pemancar sehingga para kaum muda dapat berselancar di dunia maya dengan nyaman.
Awalnya pemancar wifi dipasang pemilik toko dengan maksud agar dapat mempromosikan barang dagangannya. Mereka tidak menyangka ternyata toko tersebut semakin ramai dikunjungi kaum muda yang ingin menyibukkan diri dengan internet.
Sepanjang hingga malam, toko tersebut menjadi tempat utama para kaum muda untuk berkumpul. Mereka menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengunduh episode terbaru serial televisi populer di Tiongkok atau mengobrol dengan teman-teman mereka melalui aplikasi perpesanan.
Tahun lalu, populasi pengguna digital Tiongkok tumbuh mencapai 700 juta. Tetapi, fasilitas mobile internet terasa begitu mahal bagi mereka, terutama yang berpenghasilan rendah.
Ini lantaran adanya monopoli dari perusahaan milik pemerintah. Alhasil, wifi menjadi alternatif bagi mereka yang untuk dapat mengakses internet.
Kaum muda Tiongkok baik di desa maupun kota telah terhubung dengan perangkat digital. Kehadiran internet telah mengubah kebiasaan masyarakat di sana.
Tetapi, bagi anak-anak muda yang tinggal di kota, internet bukan hanya menjadi sebatas alat komunikasi, melainkan sudah menjadi pendamping hidup. Ini karena banyak kaum muda merasa terasing hidup di tengah masyarakat perkotaan.
sumber: cctvnews.tumblr.com
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
