Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Pemerintah Mempercantik Pos Perbatasan Indonesia Di Jayapura, Papua. (Foto: Setkab.go.id)
Dream – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan berkunjung ke Papua. Salah satu agendanya adalah meresmikan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu, Skouw.
"Ini PLBN Terpadu kelima yang diresmikan oleh Presiden Jokowi dari tujuh sudah dibangun dan selesai Tahap 1 2016 lalu," kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimoeljono, di Skouw, dikutip dari setkab.go.id, Selasa 9 Mei 2017.
Basuki mengatakan PLBN Skouw ini terletak di Distrik Muara Tami, Jayapura, Papua. PLNB ini berbatasan langsung dengan Papua Nugini. Dia mengatakan pemerintah tidak hanya membangun gedung perbatasan dan zona inti, tetapi juga kawasan pendukung dan sub zona inti sebagai pusat pertumbuhan ekonomi perbatasan.
"Kami tidak hanya membangun gedung PLBN pada zona inti, tetapi juga kawasan pendukung dan sub zona inti sebagai pusat pertumbuhan ekonomi perbatasan," kata dia.
Sekadar informasi, PLBN Terpadu Skouw ini memiliki luas lahan 10,7 hektare dan dibangun dari Desember 2015-November 2016 oleh PT Nindya Karya (Persero).
Pemerintah mengeluarkan anggaran Rp165,9 miliar untuk membangun perbatasan ini. PLBN ini bisa ditempuh lewat perjalanan darat sekitar 90 menit dari Kota Jayapura.
Desain PLBN Terpadu Skouw ini mengusung budaya lokal Papua. Desainnya mengadaptasi bentuk bangunan khas Rumah Tangfa, penggunaan ornamen lokal, serta penerapan prinsip-prinsup bangunan hijau. Rumah Tangfa merupakan rumah pesisir di daerah Skouw yang memiliki atap dengan bentuk perisai. Rumah ini punya dua ruang panjang untuk masyarakat berkumpul.
Basuki menambahkan, untuk mendukung PLBN Skouw, kementerian akan mulai membangun perbatasan Tahap II, di antaranya adalah membangun pasar dan area komersial untuk 400 kios, wisma Indonesia, mess pegawai, pos pengamanan perbatasan, serta infrastruktur pemukiman.(Sah)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari