Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Dengan Tiga Potensi, Perbankan Syariah Bisa Tumbuh Positif Di Indonesia,
Dream – Kinerja perbankan syariah tumbuh setiap periode. Tidak hanya itu, performa perbankan ini pun juga positif dalam mengelola keuangan nasabah.
Berbicara perbankan syariah, bagaimana sebenarnya potensi sektor perbankan ini di Indonesia? Jawabnya, cukup besar.
Wholesale Banking Director Bank Syariah Mandiri, Kusman Yandi, mengatakan ada tiga potensi yang bisa mendongkrak pertumbuhan perbankan syariah.
Pertama, jumlah penduduk Muslim di Indonesia paling banyak di dunia. “ Indonesia memiliki populasi Muslim terbesar di dunia, yang mewakili 10,7 persen populasi Muslim di dunia,” kata Yandi di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Kamis 26 Januari 2017.
Ke dua adalah Indonesia berada pada posisi yang cukup kondusif dalam industri keuangan syariah. “ Indonesia saat ini berada di urutan ke tujuh sebagai negara yang kondusif untuk industri keuangan syariah,” kata dia.
Yandi mengatakan, potensi ke tiga adalah dukungan dari pemerintah. Salah satunya adalah dana haji harus dibayar lewat bank syariah—ini juga turut menjadi pemicu perbankan syariah.
Meskipun ada beberapa potensi yang bisa mengerek kinerja perbankan syariah, Yandi mengatakan ada tantangan yang harus dihadapi oleh perbankan syariah, yaitu kerja sama yang sinergi dari setiap pemangku kepentingan. Selain itu, perbankan syariah juga terhambat masalah modal.
“ Tantangan utama perbankan syariah, yakni modal dan skala industri, cost of fund yang tinggi, serta kuantitas dan kualitas layanan SDM yang belum memadai,” kata dia.
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya